RAPBN 2014
SBY Naikkan Anggaran Kesehatan Hampir 30%

RAPBN 2014Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) bersama Wakil Presiden Budiono (kanan), Ketua DPR Marzuki Alie (kedua kanan), Ketua DPD Irman Gusman (kedua kiri) dan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso (kiri) dalam acara kenegaraan penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2014 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2013). Pidato tersebut memaparkan sejumlah isu strategis di antaranya pertumbuhan ekonomi, asumsi makro, dan estimasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional. (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjanjikan prioritas anggaran belanja untuk meningkatkan akses dan kualitas kesehatan masyarakat pada tahun 2014. Untuk itu, Kementerian Kesehatan bakal mendapatkan alokasi anggaran belanja senilai Rp44,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014.

Angka itu meningkat 29,8% dibandingkan alokasi anggaran APBN 2013 yang hanya Rp34,58 triliun. Janji peningkatan anggaran belanja bidang kesehatan itu dikemukakan Presiden SBY saat menyampaikan Nota Keuangan di Gedung Nusantara, Kompleks Kantor MPR, DPD dan DPR, kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2013).

Pemerintah, menurut Presiden akan membangun puskesmas rawat inap di daerah perbatasan dan pulau-pulau kecil terdepan dengan anggaran belanja bidang kesehatan tersebut. Selain, lanjutnya, pemerintah juga akan memberikan bantuan operasional kesehatan bagi 9.536 puskesmas di seluruh Indonesia.

“Pemerintah terus berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan, salah satunya dengan meningkatkan pelayanan ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih,” ujar SBY.

Dengan peningkatan alokasi anggaran belanja bidang kesehatan dalam RAPBN 2014 tersebut, pemerintah berharap dapat meningkatkan ketersediaan obat dan vaksin hingga 100%. “Dengan berbagai program dan kegiatan itu, kita upayakan derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat di seluruh pelosok Tanah Air,” harapnya.

Editor: | dalam: Politik |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »