RAPBN 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) bersama Wakil Presiden Budiono (kanan), Ketua DPR Marzuki Alie (kedua kanan), Ketua DPD Irman Gusman (kedua kiri) dan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso (kiri) dalam acara kenegaraan penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2014 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2013). Pidato tersebut memaparkan sejumlah isu strategis di antaranya pertumbuhan ekonomi, asumsi makro, dan estimasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional. (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)
Sabtu, 17 Agustus 2013 06:15 WIB Anggi Oktarinda/M Taufikul Basari/JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

PIDATO KENEGARAAN
2014, Gaji Pokok PNS, TNI & Polri Naik 6%

Solopos.com, JAKARTA — Kabar gembira bagi para pegawai negeri sipil (PNS)TNI, dan Polri. Tahun 2014 mendatang mereka akan menikmati kenaikkan gaji pokok sebesar 6%.

Hal itu dinyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembacaan nota keuangan di hadapan DPR/MPR pada Jumat (16/8/2013).

Pemerintah, ujar SBY, mengambil kebijakan untuk menaikkan gaji pokok para aparatur negara sebesar 6% pada tahun depan untuk untuk mengantisipasi laju inflasi.

Selain untuk para pegawai aktif, pemerintah juga merencanakan penyesuaian pensiun pokok sebesar 4% lebih tinggi.

“Pemerintah tetap berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur negara, baik PNS maupun TNI dan Polri, serta para pensiunannya. Kami juga akan mempertahankan pemberian gaji dan pensiun bulan ke-13, yang kita bayarkan pada pertengahan tahun anggaran,” ujarnya.

Kritik Ekonom
Sementara itu, Pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sidang paripurna DPR dan DPD RI ternyata tidak memuaskan bagi ekonom Sulawesi Selatan Syarkawi Rauf.

Bagi komisioner pada Komisi Pengawas Persaingan Usaha itu, nota keuangan yang disampaikan pemerintah tidak memberikan harapan akan terjadi perubahan-perubahan signifikan atas kesejahteraan masyarkat pada tahun depan.

SBY menyampaikan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014 pada Jumat (16/8/2013).

“RAPBN 2014 masih sangat konservatif dengan jumlah alokasi anggaran yang terbebani subsidi sekitar Rp360 triun, belanja pegawai sekitar Rp260 trilun, dan belanja barang juga ratusan triliun. Sementara belanja modal untuk infrastruktur kurang dari Rp50 triliun,” kata Syarkawi.

Menurutnya asumsi RAPBN 2014 terkait dengan pertumbuhan ekonomi juga tidak sesuai janji kampanye SBY pada 2009 lalu untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 2014 sekitar 7%.

Asumsi pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2014 hanya sekitar 6,4%. “Seharusnya presiden SBY menjelaskan kepada publik mengapa ia tidak mampu memenuhi janji kampanyenya pada tahun 2009 yang lalu,” kata mantan chief economist Bank BNI Makassar ini.

lowongan kerja
lowongan kerja V-KOOL SOLOBARU, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

Leave a Reply





iklan-teaser-2-desember-2-on

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…