DISIPLIN PNS
BKD Solo Waspadai PNS Kambuhan

Ilustrasi Seragam PNS (Dok/JIBI/Solopos)Ilustrasi Seragam PNS (Dok/JIBI/Solopos)
Ilustrasi Seragam PNS (Dok/JIBI/Solopos)

Ilustrasi Seragam PNS (Dok/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo mewaspadai fenomena pegawai negeri sipil (PNS) yang gemar mangkir dari tugasnya. PNS kambuhan tersebut bakal diberi perhatian khusus agar tidak keterusan meremehkan aturan.

Kepala BKD, Hari Prihatno, saat ditemui wartawan di Balai Kota, Kamis (15/8/2013), mengaku terus mengevaluasi tingkat kedisiplinan PNS dari setiap sidak. Dari sejumlah temuan, pihaknya tak memungkiri kemungkinan adanya PNS yang hobi bolos kerja.

“Setiap evaluasi kami pasti cermati orangnya, tetap ataukah ganti-ganti. Kalau ada PNS yang melakukan pelanggaran berulang ya perlu perhatian khusus,” ujarnya.

Untuk sidak terakhir yakni di hari pertama setelah cuti bersama Lebaran, Senin (12/8/2013), pihaknya belum bisa menandai PNS yang hobi mangkir kerja. Hari menyebut data masih berada di Inspektorat guna perumusan rekomendasi sanksi. Diketahui, 49 PNS terbukti absen kerja pascalibur Lebaran.

“Sanksi diberikan tergantung kesalahan. Kalau baru sekali mangkir ya cukup teguran lisan,” tuturnya.

Namun demikian, Hari mengingatkan PNS yang membolos 46 hari lebih selama setahun bisa dipecat merujuk PP No53/2010 tentang Disiplin PNS. Menurutnya, sanksi itu lebih tegas dibanding aturan sebelumnya yang menyatakan PNS baru bisa dipecat setelah membolos 46 hari berturut-turut.

“Kalau sekarang dihitung akumulasi. Aturannya lebih ketat,” kata dia.

Pihaknya mengklaim mayoritas pelanggaran yang dilakukan PNS masih dalam tataran ringan seperti mangkir kerja. Namun, dia menyebut hal itu tidak bisa dibenarkan mengingat status PNS sebagai pelayan masyarakat. Dirinya kadang jengah dengan kelakuan PNS yang sulit diperingatkan soal kedisiplinan.

“Sudah berkali-kali diberi tahu tapi masih saja berulang. Ini akan menjadi evaluasi kami ke depan.”

Sementara itu, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menegaskan tak akan memberi sanksi kepada PNS di luar ketentuan PP No53/2010. Sebelumnya, DPRD mengusulkan pemberian sanksi moral seperti pengumuman PNS bolos di tempat umum. Di sejumlah daerah, PNS yang hobi mangkir bahkan dihukum jemur. Menurutnya, upaya tersebut justru bakal membuat pelanggaran semakin menjadi.

“Hukuman mempermalukan seperti itu tidak akan memberi efek jera. Sesuai aturan sajalah. Wong kerja kepala daerah juga nunut PNS,” ucapnya.

Wali Kota memilih mengetuk hati abdi negara agar kembali memaknai sumpah jabatannya. Rudy menilai kesadaran dari diri sendiri lebih ampuh untuk membangun kedisiplinan. “Kalau sudah janji ya harus ada implementasi. Itu saja,” tandasnya.

Editor: | dalam: Solo |

Comments are closed.

Iklan Baris
  • BALENO’02

    BALENO’02,Istw,Pjk Br,H,Tgn1 dr Br,Ex-Dokter H:082243314365…

  • CARI AA U/Apt Bru DiSoba

    CARI AA U/Apt Bru DiSoba,Prospek Bagus(Bersama Praktek Dokter Poten)Krm:Apotek Jannah Jl.Melati 20 Badran Purw…

  • JUAL RUKO 2LT

    JUAL RUKO 2LT,SHM,LT.5×25,Lokasi Strgs,Jln.Raya Wonogiri,Nego Hub:081222666426 Adi…

  • JUAL RUKO 2LT

    JUAL RUKO 2LT,SHM,LT.5×25,Lokasi Strgs,Jln.Raya Wonogiri,Nego Hub:081222666426 Adi…

  • Terios TX,AT’08

    Terios TX,AT’08,AD,Silver,Istmw,118Jt/Ng.082 138 260 244…

  • JUAL RUGI RUMAH

    JUAL RUGI RUMAH Produktif 165m2,Full Jati-Bang,Dkt Asrmahaji,No Banjir,315jt Hp:0816263619…

  • JUAL TNH Kering 3000m

    JUAL TNH Kering 3000m,SHM,Lbr Dpn 54m,Pgr Jln-ry Bekonang-Sukoharjo,Cck u/Usaha T081220029582…

  • RMH,HM,L274m

    RMH,HM,L274m.Jl.Cokrobaskoro II/14,Tipes,1,4M,Nego:08122970505…

  • JUAL RUKO 2LT,SHM

    JUAL RUKO 2LT,SHM,LT.5×25,Lokasi Strgs,Jln.Raya Wonogiri,Nego Hub:081222666426 Adi…

  • Tanah Jl.Adi Sumarmo

    Tanah Jl.Adi Sumarmo 2800m & DiKlodran 3300m:085229315345…


Iklan Baris
Menarik Juga »