Ilustrasi Seragam PNS (Dok/JIBI/Solopos) Ilustrasi Seragam PNS (Dok/JIBI/Solopos)
Kamis, 15 Agustus 2013 15:00 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Solo Share :

DISIPLIN PNS
BKD Solo Waspadai PNS Kambuhan

Ilustrasi Seragam PNS (Dok/JIBI/Solopos)

Ilustrasi Seragam PNS (Dok/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo mewaspadai fenomena pegawai negeri sipil (PNS) yang gemar mangkir dari tugasnya. PNS kambuhan tersebut bakal diberi perhatian khusus agar tidak keterusan meremehkan aturan.

Kepala BKD, Hari Prihatno, saat ditemui wartawan di Balai Kota, Kamis (15/8/2013), mengaku terus mengevaluasi tingkat kedisiplinan PNS dari setiap sidak. Dari sejumlah temuan, pihaknya tak memungkiri kemungkinan adanya PNS yang hobi bolos kerja.

“Setiap evaluasi kami pasti cermati orangnya, tetap ataukah ganti-ganti. Kalau ada PNS yang melakukan pelanggaran berulang ya perlu perhatian khusus,” ujarnya.

Untuk sidak terakhir yakni di hari pertama setelah cuti bersama Lebaran, Senin (12/8/2013), pihaknya belum bisa menandai PNS yang hobi mangkir kerja. Hari menyebut data masih berada di Inspektorat guna perumusan rekomendasi sanksi. Diketahui, 49 PNS terbukti absen kerja pascalibur Lebaran.

“Sanksi diberikan tergantung kesalahan. Kalau baru sekali mangkir ya cukup teguran lisan,” tuturnya.

Namun demikian, Hari mengingatkan PNS yang membolos 46 hari lebih selama setahun bisa dipecat merujuk PP No53/2010 tentang Disiplin PNS. Menurutnya, sanksi itu lebih tegas dibanding aturan sebelumnya yang menyatakan PNS baru bisa dipecat setelah membolos 46 hari berturut-turut.

“Kalau sekarang dihitung akumulasi. Aturannya lebih ketat,” kata dia.

Pihaknya mengklaim mayoritas pelanggaran yang dilakukan PNS masih dalam tataran ringan seperti mangkir kerja. Namun, dia menyebut hal itu tidak bisa dibenarkan mengingat status PNS sebagai pelayan masyarakat. Dirinya kadang jengah dengan kelakuan PNS yang sulit diperingatkan soal kedisiplinan.

“Sudah berkali-kali diberi tahu tapi masih saja berulang. Ini akan menjadi evaluasi kami ke depan.”

Sementara itu, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menegaskan tak akan memberi sanksi kepada PNS di luar ketentuan PP No53/2010. Sebelumnya, DPRD mengusulkan pemberian sanksi moral seperti pengumuman PNS bolos di tempat umum. Di sejumlah daerah, PNS yang hobi mangkir bahkan dihukum jemur. Menurutnya, upaya tersebut justru bakal membuat pelanggaran semakin menjadi.

“Hukuman mempermalukan seperti itu tidak akan memberi efek jera. Sesuai aturan sajalah. Wong kerja kepala daerah juga nunut PNS,” ucapnya.

Wali Kota memilih mengetuk hati abdi negara agar kembali memaknai sumpah jabatannya. Rudy menilai kesadaran dari diri sendiri lebih ampuh untuk membangun kedisiplinan. “Kalau sudah janji ya harus ada implementasi. Itu saja,” tandasnya.

lowonga kerja
lowongan kerja KPRI UNS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
Kisah Orang Orang Scorpio
Kind Looking Eyes
Sedang Tuhan pun Cemburu
Perempuan Patah Hati yang Menemukan Cinta Melalui Mimpi

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…