Ilustrasi upacara bendera oleh anak jalanan Ilustrasi upacara bendera oleh anak jalanan (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis)
Selasa, 13 Agustus 2013 19:45 WIB Demis Rizky Gosta/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

HUT KE-68 RI
Lima Hari Wajib Kibarkan Merah-Putih

Ilustrasi upacara bendera oleh anak jalanan

Ilustrasi upacara bendera oleh anak jalanan (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA — Warga Indonesia mulai Rabu (14/8/2013) besok diwajibkan mengibarkan bendera merah-putih selama lima hari untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-68 Republik Indonesia.

Kewajiban itu diatur dalam Pedoman Peringatan HUT RI yang diterbitkan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi. Sesuai ketentuan itu, masyarakat, instansi pemerintah, dan lembaga swasta diwajibkan mengibarkan bendera merah-putih pada Rabu-Minggu (14-18/8/2013).

Laman resmi Sekretariat Kabinet memaparkan pemerintah pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi sebagai tema peringatan HUT ke-68 RI. Tema itu disajikan sebagai seruan, “Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Kita Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat.”

Pemerintah menjadwalkan acara peringatan Hari Kemerdekaan Selasa-Minggu (13-18/8/2013). Rangkaian acara peringatan HUT RI itu akan diakhiri dengan gelar seni dan pawai kebudayaan di sekitar Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Selain di ibu kota negara, saat ini di seluruh wilayah negara kesatuan Republik Indonesia sibuk mempersiapkan peringatan Hari Kemerdekaan.

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…