JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Tiga terdakwa berkas satu kasus penyerangan LP Cebongan Sleman
Rabu, 31 Juli 2013 11:16 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

KASUS CEBONGAN
Ini Tuntutan Oditur untuk Kopassus Penyerang Lapas Cebongan

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto
Tiga terdakwa berkas satu kasus penyerangan LP Cebongan Sleman

Solopos.com, BANTUL – Tiga terdakwa penyerang Lembaga Permasyarakatan Cebongan Sleman dituntut berbeda-beda, namun ketiganya sama-sama dituntut untuk dipecat dari dinas kemiliteran.

Dalam persidangan di Pengadilan Militer II 11 Yogyakarta, Rabu (31/7/2013), Oditur Militer Letkol Sus Budiharto membacakan tuntutuan untuk tiga terdakwa berkas satu yang terdiri Sersan Dua Ucok Tigor Simbolon, Serda Sugeng Sumaryanto dan Koptu Kodik.

Oditur menuntut terdakwa Serda Ucok dengan hukuman penjara 12 tahun, terdakwa Serda Sugeng dengan hukuman 10 tahun penjara dan terdakwa Koptu Kodik dengan hukuman delapan tahun penjara. Selain itu, ketiganya juga dituntut untuk dipecat dari dinas kemiliteran.

Tuntutan tersebut mempertimbangkan hal yang membaratkan yakni ketiga terdakwa telah mencemarkan nama baik TNI di masyarakat, perbuatan mereka tidak sesuai sumpah kepangkatan dan tindakan ini dilaksanakan di lembaga institusi negara yakni tumah tahanan.

Adapun pertimbangan meringankan yakni terdakwa bersikap baik selama mengikuti persidangan, terdakwa pernah mengabdikan diri untuk penugasan di daerah rawan konflik yakni Aceh dan Papua serta terdakwa belum pernah melakukan pelanggaran hukum.

Oditur menyatakan dakwaan primer yakni Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana terbukti.

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…