Ilustrasi penerbangan Ilustrasi penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis)
Selasa, 23 Juli 2013 20:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Umum Share :

MUDIK LEBARAN 2013
Jumlah Penumpang Melonjak, 12 Maskapai Jadwalkan Extra Flight

Ilustrasi penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis)

Ilustrasi penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA — Tak kurang dari 12 maskapai penerbangan telah mengajukan permohonan izin melakukan penerbangan tambahan (extra flight) selama masa mudik Lebaran 2013. Penjadwalan penerbangan tambahan itu mereka lakukan sebagai antisipasi melonjakan jumlah penumpang.

Kantor Berita Antara yang mengutip laman resmi Kementerian Perhubungan, www.dephub.go.id, menyebutkan Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmoko, Senin (22/7), mengatakan maskapai tidak hanya mengincar tambahan penerbangan rute domestik, tapi juga rute internasional. Total kursi tambahan yang telah diajukan ke-12 maskapai itu untuk rute internasional mencapai 36.188, mayoritas meliputi kota-kota besar di Asia.

Maskapai lokal yang tercatat telah mengajukan permohonan izin menambah penerbangan itu adalah Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia, dan PT Sriwijaya Air. Sedangkan maskapai asing yang tercatat telah mengajukan permohonan adalah Indonesia Air Asia, Malaysia Airlines, Air Asia Berhad, Cathay Pacific, Eva Air, Silk Air, Singapore Airlines, China Airlines, dan Cebu Pacific.

Garuda mengajukan penerbangan tambahan untuk rute Jakarta-Jogjakarta, Jakarta-Padang, Jakarta-Denpasar, dan Denpasar-Jakarta dengan total kursi tambahan 16.664.  Sriwijaya Air menyediakan total 49.056 kursi tambahan, dengan rute Jakarta-Banjarmasi, Jakarta-Denpasar, Jakarta-Pontianak, jakarta-Tanjung Pandan, dan Jakarta-Pangkal Pinang. Sementara Citilink menyediakan 58.360 kursi tambahan untuk rute Jakarta-Balikpapan, Jakarta-Banjarmasin, Jakarta-Jogja, Jakarta-Padang, Jakarta-Semarang, Jakarta-Surabaya, dan Batam-Surabaya.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…