KURIKULUM 2013
Mapel TIK Dihapus, Guru Akan Dipindah ke SMK

Solopos.com, SUKOHARJO – Konsekuensi pelaksanaan kurikulum 2013 salah satunya adalah menghapus mata pelajaran (mapel) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sebanyak 68 guru TIK yang ada di Kota Makmur akan dipindahkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) supaya tidak kehilangan pekerjaan.

Kepala Bidang Tenaga Kependidikan dan Non Kependidikan, Mardhiyah Isnaini, mengatakan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Lima Menteri pihaknya akan melakukan penataan dan pemerataan guru TIK hingga 31 Desember tahun ini. Berdasarkan usulan guru SMA, guru TIK tersebut akan dipindahkan ke SMK. Hal ini dilakukan karena di SMK terdapat jurusan TIK.
Sehingga diharapkan para guru ini tidak kehilangan pekerjaan dan dapat mengajar sesuai jam yang diharapkan.

“Karena saat ini kurikulum 2013 baru dilaksanakan di sekolah percontohan, kami belum akan memindahkan guru TIK. Sementara ini, mereka masih bisa mengajar di sekolah lama,” jelasnya saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Rabu (17/7/2013).

Saat disinggung mengenai pemerataan tersebut, Isnaini optimistis jumlah SMK yang ada di Sukoharjo akan cukup untuk menampung guru TIK. Jika seluruh guru tidak dapat terserap, pihaknya juga akan bekerja sama dengan daerah sekitar di Soloraya. Ia merasa jumlah guru TIK yang sebanyak 68 orang itu tidak terlalu banyak. Jika dibandingkan dengan guru mapel lain seperti Matematika, IPA dan IPS jumlah tersebut masih termasuk sedikit.

“Kami utamakan di wilayah Sukoharjo dulu. Kalau belum cukup, nanti akan kami pindahkan ke daerah sekitar,” jelasnya.

Guru TIK di Kota Makmur, lanjutnya, tak perlu khawatir karena dinas akan tetap memperjuangkan nasibnya. Khusus untuk guru bersertifikasi, dinas juga akan mempermudah izin mereka untuk mendapatkan jam mengajar sebanyak 24 jam per pekan.

“Tugas kami untuk mencarikan tempat guru TIK. Kami juga akan berupaya memenuhi jam mengajar selama 24 jam bagi guru bersertifikasi.”

Lebih lanjut, Isnaini mengatakan untuk pelaksanaan kurikulum 2013 pihaknya juga sudah mengirimkan guru inti untuk diklat. Guru inti tersebut akan bertugas menjadi instruktur atau menyebarluaskan informasi yang didapatkan melalui diklat. Guru inti ini melaksanakan diklat di Jogja.

Editor: | dalam: Sukoharjo |

2 Komentar pada “KURIKULUM 2013 : Mapel TIK Dihapus, Guru Akan Dipindah ke SMK”

  1. Ifaroselina
    18 Juli 2013 pukul 14:23

    Maaf mau tanya..kalau yg guru bahasa inggriskan jamnya dikurangi..apa kah itu jg akan diratakan..??dan di solo apakah sperti itu juga..??

  2. Elviera RR
    15 Agustus 2013 pukul 20:16

    Kalau yg berhak mendapatkan pelajaran TIK hanya di SMK, lalu yg di SD, SMP dan SMA dapat pengetahuan tentang TIK dari mana? Apakah harus les? Apalagi kalau didaerah terpencil. Belum tentu ada fasilitas komputer. Dan tentunya untuk guru yg sudah bersertifikasi TIK, jika dipindah ke SMK maka sertifikat profesi mapel TIK kan sudah tidak dapat digunakan lagi karena alih mapel yg ada di SMK. Mohon penjelasan.

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris
  • RUMAH DIKONTRAKKAN

    Rumah Dikontrakkan,LT 254M2,LB 225M2,7Kmr,3K Mandi, Garasi, Jl.Kencur No.48, Rt 03/11, Kag…

Menarik Juga »