PEMBAGIAN BLSM
Kantor Pos Ngringo Layani Sampai November

Espos/Iskandar/JIBI
Salah seorang penerima dana BLSM menunjukkan uang Rp300.000 seusai mengambil dari tempat pengambilan di Kantor Pos Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Kamis (11/7/2013).Espos/Iskandar/JIBI Salah seorang penerima dana BLSM menunjukkan uang Rp300.000 seusai mengambil dari tempat pengambilan di Kantor Pos Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Kamis (11/7/2013).

Solopos.com, KARANGANYAR–Pembagian bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di Kantor Pos Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar yang melayani warga dari empat desa dilayani sampai November 2013. Hal itu dilakukan antara lain guna memberi kelonggaran waktu kepada warga yang hendak mengambil dana tersebut.

“Bagi warga yang hari ini [Kamis, 11/7/2013] belum bisa mengambil dana BLSM tidak usah khawatir. Sebab warga diberi kesempatan mengambil dana BLSM sampai November yang akan datang,” seru pengumuman yang disuarakan melaui pengeras suara di Kantor Pos Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar.

Sejak pagi sampai siang kemarin, seribuan warga dari empat desa masig-masing Desa Brujul, Jetis, Ngrigo dan Sroyo berbondong-bondong ke Kantor Pos Ngringo.

Berdasar catatan di kantor pos setempat total pengambil dana BLSM dari empat desa sebanyak 1.264 rumah tangga sasaran (RTS). Dari jumlah itu Desa Sroyo mendapat kuota paling banyak yaitu 387 RTS.

Banyaknya warga yang datang di Kantor Pos Ngringo secara bersamaan membuat kantor dan halaman kantor penuh sesak. Karena itu sejumlah aparat keamanan dari kepolisian dan TNI mengamankan dan menjaga ketertiban pengambilan uang BLSM.

Sebab warga yang hendak mengambil dana BLSM membeludak hingga di Jalan Cempaka depan kantor pos. Mereka yang menunggu giliran bergerombol di beberapa tempat yang teduh di sepanjang jalan depan Kantor Pos Ngringo.

Secara terpisah Kepala Desa Ngringo, Sardiman mengatakan beberapa waktu sebelumnya, pihaknya telah menawarkan tempat untuk pengabilan BLSM di Balai Desa Ngringo. Namun hingga hari H pengambilan tiba, tawaran itu tak dibamil sehingga pengambilan BLSM tetap di Kantor Pos Ngringo.

“Saya tidak tahu persis alasannya. Tetapi sebenarya kami telah menawarkan tempat yang lebih luas. Perkara akhirnya pembagian BLSM tetap diadakan di Kantor Pos Ngringo, bukan kewenangan kami,” ujar dia.

Sementara itu salah seorang penerima dana BLSM, Menik Lagianti, 48, mengaku senang menerima Rp300.000. Rencananya uang itu digunakan untuk membeli tas untuk putranya yang masih duduk di kelas V SD.

“Kebetulan tas anak saya sudah rusak. Jadi nanti uang ini akan saya gunakan untuk membeli tas untuk anak saya,” kata dia yang tak mempunyai usaha.

Editor: | dalam: Karanganyar |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »