News
Jumat, 5 Juli 2013 - 18:06 WIB

TOLAK PLTU BATANG : Warga Batang Geruduk BLH Jateng

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SEMARANG — Ratusan warga Kabupaten Batang menggeruduk Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jateng di Jl Setyabudi, Kota Semarang, Jumat (5/7/2013).

Warga yang berasal dari sejumlah desa, yakni Desa Ujungnegoro, Ponowareng, Wonokerso, Karanggeneng, Roban Barat dan Roban Timur datang menggunakan puluhan truk bak terbuka, bus, dan mobil.

Advertisement

Kedatangan warga yang didampingi aktivis dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, menolak analisis dampak lingungan (Amdal) pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang.

Dokumen Amdal PLTU Batang, Jumat kemarin mulai  disidangkan oleh Tim Komisi Penilai Amdal di BLH Jateng.

”BLH supaya menolak dokumen Amdal pembangunan PLTU Batang,” kata juru bicara warga Ari Siregar.

Advertisement

Menurut dia, pembangunan PLTU berkapasitas 2 X 1.000 megawatt itu sangat merugikan masyarakat sekitar, karena akan merusak lingkungan.

”Sidang Amdal supaya transparan dan mendengarkan aspirasi warga Batang yang menolak rencana pembangunan PLTU,” tandasnya.

Aktivis LBH Semarang, Wahyu Nandang Herawan, menyesalkan pernyatan Kepala BLH Kabupaten Pekalongan bahwa penilaian Amdal PLTU Batang telah rampung.

Advertisement

Menurut dia, pernyataan Kepala BLH Kabupaten Pekalongan, Agus Riyadi yang dimuat di media massa pad 2 Juli 2013 tidak netral dan melukai perjuangan masyarakat Batang.

”Padahal dokumen Amdal pembangunan PLTU Batang belum dinilai BLH Jateng dan baru disidangkan hari ini [Jumat kemarin],” papar dia.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif