TERORIS TOBAT
Tak Setuju Indonesia Jadi Negara Perang

Mantan teroris yang kini tobat Abdul Rahman Ayub berkunjung ke Griya Solopos, Kamis (27/6/2013). (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)Mantan teroris yang kini tobat Abdul Rahman Ayub berkunjung ke Griya Solopos, Kamis (27/6/2013). (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)

SOLO — Namanya Abdul Rahman Ayub. Dulu dia adalah petinggi Jamaah Islamiyah (JI). Itulah pasalnya, ia sempat menyandang predikat orang yang paling dicari polisi Australia pascabom Bali I. Namun siapa siapa sangka karena bom Bali I itu pula Ayub bertobat.

Pengakuan itu dipaparkan Abdul Rahman Ayub saat berbincang dengan kru media Grup SOLOPOS di Griya Solopos, Kamis (27/6/2013). Ayub saat itu menyertai rombongan roadshow Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansya’ad Mbai.

Kisah Ayub diawali dengan keterkejutannya saat menyaksikan tayangan berita di layar televisi pada suatu malam, pertengahan Oktober 2002. Asap hitam membumbung tinggi di langit Legian, Kuta, Bali, 12 Oktober 2002.

Sebuah bom berdaya ledak tinggi menghancurkan Paddy’s Pub dan Sari Club (SC). Lebih dari 200 nyawa melayang. Ratusan orang cedera dan terluka. “Saya sudah menduga, itu pasti ulah Hambali [otak bom Bali I], teman seangkatan saya di Afghanistan ,” ujar lelaki yang akrab disapa Ayub itu.

Ia mengaku sulit melupakan tragedi berdarah di Legian Bali itu. Peristiwa tersebut baginya adalah titik balik dari perjalanan panjangnya sebagai pentolan JI sejak 1984. Alumnus Akademi Militer (Akmil) Mujahidin Afghanistan Kamp Ijtihad Islami Abdul Rasul Sayaf ini mengaku tak setuju jika Indonesia dijadikan negara perang.

Pria kelahiran 5 Maret 1963 ini mengakui kekecewaan yang dipicu aksi pemboman itu seolah menjawab keraguannya selama ini atas sepak terjang JI yang dinilai keluar dari manhaj atau doktrin yang ia pelajari sejak awal. Pemahaman keislaman Ayub pun mulai perlahan tercerahkan setelah intens berdiskusi dengan para syekh asal Madinah. “Mereka [ulama dari Madinah] tak sekadar hafal Alquran. Mereka bahkan hafal dan mengusasi tafsir tujuh kitab hadits termasyhur,” paparnya.

Merem Bikin Bom

Ayub bergabung dengan JI ketika masih duduk di kelas II STM Boedi Oetomo Lapangan Banteng Jakarta. Di usia yang 17 tahun kala itu, Ayub ikut pengajian di salah satu masjid daerah Kramat Raya. Dari sanalah, ia mengenal Sulaiman Mahmud, komandan Darul Islam Aceh. Kemudian ia mengenal sejumlah petinggi Jamaah Islamiyah hingga ia dibaiat untuk setia di Solo 1984.

Setahun berikutnya, Ayub menempuh ilmu kemiliteran di Afghanistan selama lima tahun. Di sana, selain jago bertempur melawan Uni Soviet (Rusia), Ayub juga seorang pengajar Akmil para milisi JI pimpinan Osamah Bin Laden. Sejumlah murid-muridnya asal Indonesia yang sudah “terkenal” antara lain Imam Amrozy dan Imam Samodra. Untuk menjadi seorang pengajar, kata Ayub, mereka harus diambil dari murid yang cerdas dan berbakat. Bagi murid yang dianggap kurang cerdas, akan dikembalikan ke tanah airnya. “Nah, Hambali itu pernah dipulangkan ke Indonesia gara-gara dianggap kurang cerdas,” jelasnya.

Soal bertempur dan merakit bom, bagi Ayub sudah bukan hal asing lagi. “Ibaratnya, sambil merem pun, saya bisa bikin bom,” ujarnya tersenyum.

Begitu pun soal doktrin, Ayub bahkan mengaku mampu mencuci otak anak remaja hingga antipati kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hanya dalam waktu dua jam. Ayub cukup beberkan kepingan fakta sejarah NKRI hingga dalil-dalil agama yang intinya bahwa negara Indonesia ini kafir dan harus diganti. “Apalagi orang awam, dikasih tulisan berbahasa Arab saja langsung dicium-cium. Padahal, bisa jadi itu iklan handphone,” ujarnya.

Lima tahun berikutnya, Ayub bergerak di Sabah, Malaysia. Tepatnya di Sandakan, tak jauh dari Lahad Datu. Di sana, ia menjadi semacam penghubung atau kurir bagi mujahidin yang hendak berlatih ke Moro, Filipina, melalui jalur Malaysia. “Saya pernah mengirim Omar Patek, Abu Tolut dan banyak lagi,’’ ungkapnya.

Lantaran dinilai cukup mahir dalam berdakwah, pada 1997-2002, Ayub lantas ditugaskan petinggi JI ke Australia. Di sana, ia masih menjabat sebagai pentolan Jamaah Islamiyah (JI) divisi kekuatan ekonomi dan politik. Ia juga berdakwah dan memiliki murid cukup banyak. Salah satunya, bernama Jack Roche, imigran asal Inggris yang memeluk Islam karena dakwahnya. “Namun, dia ditangkap polisi lantaran merencanakan pengeboman Kedutaan Israel di Canberra.”

Ayub hidup mapan di Australia. Ia tak boleh bekerja, sebab segala kebutuhan hidupnya dicukupi oleh JI. Uang bulanannya saja saat itu berkisar Rp5 juta/ bulan. Belum uang transport pesawat, dan lain-lainnya. “Akses internet saat itu bagus. Saya sering berdiskusi dengan ulama Madinah sampai akhirnya tercerahkan,” paparnya.

 

Editor: | dalam: Hukum |
Iklan Cespleng
  • Dikontrakkan TOKO 1 lantai

    Dikontrakkan TOKO 1 lantai, Jl.Ronggowarsito, Belakang BI. Hubungi:082323452011…

  • Dibutuhkan 3 wanita

    Dibutuhkan 3 wanita, PRIA AHLI Potong Rambut, 3Kapster, 3 Wanita Cantik, 3Waitres+1PRT, Se…

  • Jual kavling Murah

    Jual kavling Murah 7x10m2, Harga Rp30.000.000, 100m Dari Jl.Pandanaran Boyolali PDAM Khusu…

  • Jual ESTEMM 1.6

    Jual ESTEMM 1.6 tahun 1995, Power Stering, Power Window, Veleg Racing, Mesin Halus, Harga…

  • Dijual ATOZ

    Dijual ATOZ tahun 2002, Automatic Transmisi, warna Hitam, Barang Istimewa, harga Rp57.500.

  • OPEL BLAZER

    OPEL BLAZER Dohc LT Tahun 2001 Full Fariasi, Jok Kulit, Two Tone Biru. Hubungi:08232364995…

  • Dikontrakkan rumah.

    Dikontrakkan rumah. Lingkungan aman, Komplex Perumahan Fajar Indah, Asri&Dekat kemna-…

  • Dijual City

    Dijual City, tahun 1997 Orange AC Dingin R/T PWAn, atas nama Sendri, kondisi Istimewa. Hub…

  • Rumah DIPONDOK Baru Permai

    Rumah DIPONDOK Baru Permai Blok A II No.11 Gentan Belakang Luwes, 3Kamar Tidur, 1Kamar Man…

  • KIA PICANTO.

    KIA PICANTO. Automatic Transmisi, warna Putih, Bulan Mei 2012, tangan pertama, kondisi Mul…

  • Dibutuhkan karyawan/karyawati

    Dibutuhkan karyawan/karyawati untuk Tk Sepeda Juara Jl.Lawu Papahan Kartasura.

  • SALON:POTONG, Creambath

    SALON:POTONG, Creambath, Massage, Lulur, Dll. Hubungi:085642409123…

  • Dijual SOUL GT.

    Dijual SOUL GT, tahun 2012, plat AD, tangan pertama Dari Baru, Pajak Baru Gress, warna Put…

  • Dijual NEW COROLA SEG

    Dijual NEW COROLA SEG tahun 2001, warna Hitam Metalic, plat AD Asli, Ban Baru, Barang Bagu…

  • Butuh APOTEKER

    Butuh APOTEKER(Ada Praktek dari Spesialis, Muslimah, untuk Sragen. Hubungi:085728413263…

  • DICARI MARKETING Pria

    DICARI MARKETING Pria Umur 25Tahun Punya Sim C Wanita Bag Pembukuan, Umur Maksimal 25 Kiri…

  • GRAND LIVINA SV

    GRAND LIVINA SV tahun 2010 Metalik, warna Silver, kilometer Rendah, FullVariasi, kondisi I…

  • Kijang Kotak 82 Nusa

    Kijang Kotak 82 Nusa, Long, plat AD, koondisi Istimewa, harga Rp23.000.000/nego. Hubungi:0…

  • Dijual AVANZA

    Dijual AVANZA tahun 2007, warna Hitam 1.5c, plat AD, kilometer 76 Ribu, Orisinil, kondisi…

  • Butuh uang. Dijual RUSH

    Butuh uang. Dijual RUSH tahun 2007, plat G, warna Biru, plat AD, tangan pertama, atas nama…

Menarik Juga »