Juang Andi Priyanto saat menjabat Kasatlantas Poltabes Solo. (dok. SOLOPOS) Juang Andi Priyanto saat menjabat Kasatlantas Poltabes Solo. (dok. SOLOPOS)
Jumat, 28 Juni 2013 03:03 WIB JIBI/SOLOPOS/Detik Hukum,Karanganyar Share :

JAP Ternyata Wakil Edi Suroso di Polres Karanganyar

Juang Andi Priyanto saat menjabat Kasatlantas Poltabes Solo. (dok. SOLOPOS)

JAKARTA Mantan Kapolres Karanganyar AKBP Edi Suroso, yang kesandung perkara dugaan suap demi karier, ternyata janjian dengan mantan wakilnya di Polres Karanganyar yang selama ini disebut berinisial Kompol JAP, saat ditangkap aparat Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditipikor) Bareskrim Polri, Jumat (21/6/2013) lalu. Mereka kedapatan membawa uang Rp200 juta saat berada di Gedung Utama Mabes Polri itu.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, inisial JAP adalah kependekan dari nama Juang Andi Priyanto, Wakapolres Karanganyar 2011. Ia juga pernah bertugas sebagai Kasatlantas Poltabes Solo. Kini Juang bertugas di Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya. Sedangkan Edi menjabat sebagai Wakil Direktur Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polda Jateng.

Keduanya ditangkap saat hendak memasuki lift. Di dalam tas hitam yang dibawa Edi, aparat Ditipikor menemukan Rp200 juta dalam pecahan Rp100.000 yang diikat dengan tali. Namun, penyidik melepaskan keduanya karena belum ditemukan adanya tindak pidana.

Meski demikian polisi masih mendalami dugaan pidana yang dilakukan keduanya, yaitu dengan cara memeriksa dua handphone mereka. “Dia penjelasannya ngalor ngidul yang tidak signifikan. Dari penjelasannya, tidak ditemukan perbuatan pidana. Kalau kita berasumsi bisa saja, saya ini penyidik saya tahu dari gesture, cara dia berbicara. Tapi karena tidak ditemukan unsur pidana, dia bisa omong seenaknya,” kata Kadivhumas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie, saat dimintai konfirmasi oleh wartawan, Kamis (27/6/2013).

Mengenai langkah Ditipikor yang menangkap ES dan JAP sebelum transaksi terjadi,  Ronny menyebut hal itu sebagai kesuksesan petugas yang menyamar atau pasukan “siluman” dalam mencegah penyuapan. “Harus diketahui, semua harus segera dihentikan, tidak boleh lagi ada praktik menyimpang,” katanya.

Iklan Baris
  • Lowongan ADM

    DICARI : ADMINISTRASI Gudang, Min SMK Akutansi, Wanita,Kirim Lamaran : Jl.Industri Kutu No.83,Telukan,Grogol,S…

  • Lowongan Admin Keuangan

    BUTUH : KEUANGAN Syarat : Muslimah Mengerti Laporan Keuangan/Pajak Punya Motor Kirim Data Pribadi Via email :…

  • Lowongan Waitress & Cook

    CARI WAITER/Waitress,Cook,Untuk Rest baru di Solo.Hub: 0271 – 725717…

  • Lowongan Sales

    DIBUTUHKAN SALES Freelance,Fasilitas : Gaji & Uang Transport. Kirim Lamaran Lengkap ke : Bagian Sirkulasi…

  • Grand Livina’2010

    GRAND LIVINA Istimewa.Manual SV’2010,Abu2.B,111jtNg:087812720838…

  • AYLA 2015

    AYLA X Manual’2015,Hitam,AD Asli,97Jt Nego:087836352908…

  • GRAND MAX’2014

    GRAND MAX’2014 Box Almunium,Putih,Istimewa,Harga:75Juta/Nego Hub : 08121517888…

  • SUZUKI PU’1983

    JUAL SUZUKI PU’1983 casis + mesin oke.kaleng.AD Karananyar. Harga: 13.5jt Hub:085100065102…

Leave a Reply


PROMO SPESIAL
Hem Batik Pria AW-1.4
Hem Batik Pria AW-1.6
Hem Batik Pria AW-1.5
Hem Batik Pria AW-1.3

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

Switch to mobile version