Suasana rumah korban pembunuhan di Sambungmacan, Minggu (23/6/2013). Espos/Ika Yuniati Suasana rumah korban pembunuhan di Sambungmacan, Minggu (23/6/2013). Espos/Ika Yuniati
Minggu, 23 Juni 2013 15:18 WIB Ika Yuniati/JIBI/SOLOPOS Sragen Share :

PEMBUNUHAN DI SRAGEN
Sadis, Suami Bunuh Istri karena Cemburu

Suasana rumah korban pembunuhan di Sambungmacan, Minggu (23/6/2013). Espos/Ika Yuniati

SRAGEN–Diduga karena cemburu, seorang suami, Yeni Prasetyo, 25, tega membunuh istrinya bernama Lulut Larasati, 18, di kediamannya Dukuh Banyuurip, Desa Banyuurip, RT 012/RW 003, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Minggu (23/6/2013). Dugaan sementara, Lulut, dibunuh dengan dicekik karena terdapat luka memar di sekitar lehernya.

Kejadian itu kali pertama diketahui oleh ibunda Lulut, Suyati,45, sekitar pukul 05.30 WIB. Menurut saudara korban, Sudirman, 38, saat Suyati masuk ke kamar korban, Lulut diketahui sudah tak bernyawa dengan mulut mengeluarkan darah. Di sekitar wajah dan leher korban juga terdapat sejumlah luka memar.

Sudirman menduga Yeni membunuh istrinya karena cemburu. Pasalnya, beberapa hari belakangan ini Yeni diketahui memergoki istrinya berkencan dengan pria lain memalui telepon seluler. “Ia katanya tahu kalau istrinya selingkuh. Mungkin karena cemburu makanya dia membunuh istrinya. Di kamar, Yeni juga meninggalkan surat yang isinya ia sakit hati dengan Lulut dan permintaan maaf kepada keluarga . Suratnya itu dibawa polisi,” tandasnya saat ditemui di rumah duka.

Wakapolres Sragen, Kompol Hartolo, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Dhani Hernando, mengatakan hingga saat ini ia masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban, namun di sekitar leher korban diketahui terdapat luka memar. Mayat korban dibawa ke RSUD Moewardi untuk diautopsi, sementara, pelaku masih dalam proses pencarian karena kabur dari rumah.

lowongan kerja
lowongan kerja PT.MATARAM MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…