FILM JOKOWI
Twitterland Prediksi Mega & SBY Menyusul

Film JOkowi

SOLO—Film Jokowi garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis telah mendapatkan izin oleh tokoh yang akan difilmkan. Padahal sebelumnya Gubernur Joko Widodo sempat tak memberikan izin karena ia merasa tak pantas difilmkan.

Kepastian kabar diizinkannya film ini telah disampaikan oleh sang produser film,  KK Dheeraj. Pria keturunan India ini mengaku mendapatkan izin film ini tayang perdana pada 20 Juni.

“Kami ingin mempersembahkan kepada Jokowi. Butuh waktu untuk meyakinkan beliau [Jokowi]. Tidak ada unsur politik di dalam film itu,” kata Dheeraj saat di jumpa pers di Solo, Sabtu (8/6/2013).

Namun polemik tentang film Jokowi yang diberi tajuk Jokowi: The Living Legend A True Inspirational Story ini masih saja ramai diperbincangkan di dunia maya. Selain masalah izin, sepertinya warga Twitter jengah dengan adanya film penokohan di Indonesia.

Sebelum pemutaran film Jokowi digelar sudah ada film Habibie Ainun, Sang Pencerah dan Sang Kyai yang mengisahkan tokoh-tokoh nasional. Bahkan kedepan tersiar kabar aka nada film tentang almarhum ustaz Jefry Al Buchori.

Sebut saja akun @Toofight yang memperkirakan di masa yang akan datang akan muncul film kisah romansa antara Megawati dengan Taufiq Kiemas.

Udah ada film habibie&ainun dan jokowi. Kemungkinan besar film berjudul “megawati dipelukan taufik kiemas” bakal ‘soon’.”

Tak hanya Taufiq Kiemas, akun @RiskaKrisnovita juga berpendapat setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lengser, beliau juga akan dibuatkan film oleh sutradara di Indonesia. “bioskop bentar lg ada film “jokowi” covernya hampir sm kaya “habibie&ainun” lama lama ntar “SBY” wakakakak”

Meski Jokowi populer di Jakarta dan Solo namun masih saja ada yang menganggap bahwa Jokowi belum pantas untuk difilmkan. Akun @davidridwanbetz yang berpendapat demikian.

Kalau film bung karno wajarlah dia sbg bpk bangsa yg sdh berjuang untuk negeri ini nah kalau jokowi berjuangnya dimana ?”

Rencananya, film Jokowi bakal diputar serentak di 220 layar di seluruh Indonesia. Dipilihnya tanggal 20 Juni karena berdekatan dengan ulang tahun ke-52 Jokowi pada 21 Juni dan HUT Ke-486 Kota Jakarta pada 22 Juni.

 

Editor: | dalam: Issue |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »