Sabtu, 1 Juni 2013 15:22 WIB Ika Yuniati/JIBI/SOLOPOS Sragen Share :

Gaji Belum Dibayar, Fasilitator PNPM-MP Tuntut Kejelasan

SRAGEN — Gaji fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Kabupaten Sragen macet sejak tiga bulan terakhir. Mereka menuntut kejelasan upah tersebut, karena hingga saat ini belum ada titik terang kapan gaji mereka dibayarkan.

Salah satu Fasilitator Kabupaten Sragen, Intan Nugrahini, saat ditemui di kantornya, Sabtu (1/6/2013), mengatakan gaji mereka tahun ini mulai tak dibayarkan sejak Maret dan berlanjut sampai Mei. Sementara, hingga saat ini memang belum ada kejelasan kapan gaji mereka dibayarkan.

“Ada kabar menunggu APBN-P (APBN- perubahan),” ucapnya.

Tak hanya macet, para fasilitator pun belum tahu apakah gaji mereka bulan selanjutnya bakal dibayarkan atau tidak. Padahal, menurut Intan, setiap kali bekerja, fasilitator harus mengeluarkan biaya operasional yang nilainya tak sedikit. Menurut Intan, pada 2002 lalu juga pernah ada gaji macet tiga bulan. Namun, ia merasakan saat itu tak sesulit tahun ini, pasalnya pengeluaran belum terlalu besar.

“Kalau dilihat gaji operasionalnya masih ada sisa untuk kami bertahan hidup tiga bulan. Kalau tahun ini enggak ada sisa karena sejak dulu tunjangan operasional enggak pernah naik,” tegasnya.

Meski kejadian itu tak hanya dialami fasilitator PNPM-MP Sragen, Intan, mengklaim kondisi di Jawa Tengah merupakan paling parah karena tunggakan mencapai tiga bulan. Sementara beberapa daerah lainnya hanya sekitar dua bulan. Bahkan ada beberapa daerah yang biaya operasionalnya sampai ditalangi oleh pemerintah kabupaten setempat.

Intan mengatakan jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, para fasilitator tak bisa melanjutkan pekerjaannya karena terhambat biya operasional. Padahal, program PNPM-MP tetap harus dilanjutkan karena program kerja (proker) setiap daerah sudah jelas didukung biaya pembangunan yang terbilang lancar.

Terkait dengan gaji fasilitator, koordinator fasilitator Kabupaten Sragen, Ngatino Hadi, mengatakan pihaknya sudah berulangkali menyurati pemerintah provinsi dilanjutkan ke pemerintah pusat. Tak hanya itu, ia juga pernah mengikuti pertemuan dengan para fasilitator tingkat provinsi untuk membahas sejumlah hal yang salah satunya tentang gaji, namun hasilnya nihil.

“Bahkan secara hitam di atas putih, hingga saat ini juga belum ada gambaran gaji kami akan dibayarkan. Kami juga enggak bisa menyalahkan Provinsi karena ini langsung di pemerintah pusat,” tegasnya sata ditemui di kantornya, Sabtu.

Ngatino menambahkan jumlah fasilitator di Sragen sebanyak 41 orang ditambah dua staf tambahan. Jumlah itu dibagi dua kelompok, 36 orang menjadi fasilitator kecamatan yang ditempatkan di 18 kecamatan di Sragen. Sementara, lima orang lainnya ditugaskan menjadi fasilitator tingkat kabupaten.

lowongan kerja
lowongan kerja ILUSTRATOR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
Perempuan Patah Hati yang Menemukan Cinta Melalui Mimpi
Kind Looking Eyes
Sedang Tuhan pun Cemburu
Kisah Orang Orang Scorpio

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…