Kamis, 30 Mei 2013 06:00 WIB Tri Indriawati/JIBI/SOLOPOS Sragen Share :

Pemdes Banaran Rencanakan Bangun Jalan Usaha Tani

SRAGEN–Pemerintah Desa (Pemdes) Banaran, Kecamatan Kalijambe, Sragen berencana melanjutkan wacana pembangunan Jalan Usaha Tani yang ditaksir bakal menelan dana Rp300 juta.

Wacana pembangunan jalan sepanjang satu kilometer dan lebar 2,5 meter di tengah area persawahan dusun Karangpung dan Ngemplak itu telah bergulir sejak lima tahun silam. Awalnya, para petani pemilik sawah di area itu menolak rencana pembangunan Jalan Usaha Tani. Mereka keberatan sebagian lahan sawahnya terpakai untuk membangun jalan.

Namun, setelah melewati proses pendekatan yang panjang, Pemdes akhirnya berhasil mengantongi izin dari petani pada penghujung 2012.

“Dulu hampir setiap pekan kami melakukan pendekatan, sekarang Alhamdulilah semuanya sudah merelakan sebagian tanahnya untuk membangun jalan,” terang Kepala Dusun (Kadus) wilayah Kebayanan III Banaran, Suranto saat dijumpai Solopos.com di Kantor Kepala Desa Banaran, Rabu (29/5).

Suranto mengatakan pematang sawah yang akan digunakan untuk membangun jalan itu hanya selebar 50 centimeter. Oleh karena itu, Pemdes memerlukan perluasan area, sehingga memakan sebagian area persawahan milik petani.

“Sekarang calon tanah yang akan dibangun sudah diberi patok, total ada dua ruas Jalan Usaha Tani yang akan dibangun,” imbuh dia.

Kepala Desa Banaran, Widodo, menyatakan pembangunan Jalan Usaha Tani akan dimulai dengan proses pengurukan tanah setelah musim kemarau datang. Biaya pengurukan tanah akan ditanggung masyarakat desa secara swadaya.

Widodo juga berencana mengajukan permohonan bantuan dana kepada Dinas Pertanian Kabupaten Sragen untuk melanjutkan proses betonisasi. “Kalau masuk APBD mungkin sudah tidak bisa, makanya kami akan mengajukan lagi, semoga bisa masuk APBD Perubahan,” ungkap dia.

Selain itu, dia berharap upaya pembuatan Jalan Usaha Tani bisa memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui gelontoran dana Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP).  “Katanya akan ada dana PPIP Rp250 juta Kementerian Pekerjaan Umum, terus ada juga PPIP Rp300 juta khusus untuk Jalan Usaha Tani, kami masih menanti program itu,” tambah dia.

Penyuluh Pertaian Lapangan (PPL) Kalijambe, Supardi mengakui pentingnya pembangunan Jalan Usaha Tani. Pasalnya, lanjut dia, selama ini petani mengalami kesulitan mengangkut hasi panen dari sawah ke rumah. Selain itu, keberadaan Jalan Usaha Tani juga diharapkan mampu memudahkan petani membawa traktor dan pupuk.

lowongan kerja
lowongan kerja PT BINTANG TERANG ABADI PUTERA SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
Blus Ivana AW-01
Blouse Turtle AW-06
Blus Adina AW-12
Blus Sinaran TN-09

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…