Rabu, 29 Mei 2013 05:00 WIB Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja Sepak Bola,Indonesia Share :

PPSM Sakti Magelang vs PSIM
Mataram Unggul Head to Head

JOGJA-PSIM bakal berhadapan dengan PPSM Sakti Magelang di Stadion Madya, Magelang, sore ini. Dalam laga lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2013 Grup V, Laskar Mataram mengincar kemenangan atas Laskar Macan Tidar. Raihan tiga poin akan kian membuka peluang tim asuhan Maman Durachman itu lolos ke babak 12 besar.

Laga antara kedua kesebelasan sendiri bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan head to head keduanya pada ajang kompetisi resmi, PSIM mencatatkan diri lebih unggul.

-Pada putaran pertama kompetisi Divisi Utama 2011, PSIM berhasil menahan imbang PPSM Sakti magelang dengan skor 1-1 pada saat laga digelar di Stadion Abu Bakrin, Magelang, 6 Januari 2011.
-Pada putaran kedua kompetisi Divisi Utama 2011, PSIM berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas PPSM Sakti Magelang di Stadion Mandala Krida, Jogja, 22 Maret 2011.
-Sementara pada pertemuan terakhir di putaran pertama Divisi Utama 2013, PSIM berhasil meraih kemenangan 3-1 di Stadion Mandala Krida, Jogja, 4 Maret lalu.
Klasemen sementara Grup V

1 Persik Kediri                   10     7     2     1     17     4         23
2 PSMP Mojokerto           11    7     0     4     19     10       21
3 Persewangi                      11     4     3     4     14     15      15
4 PSIM Yogyakarta           9     4     2     3     15     9        14
5 Persis Solo                       10    3     3     4     13     19       12
6 Madiun Putra                  10    2     2     6     11     20       8
7 PPSM Sakti                       9     0     4     5     9     21        4

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…