Pemberangkatan Calon Jemaah Haji Karanganyar Kemungkinan Pascapilkada

KARANGANYAR–Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Karanganyar kemungkinan diberangkatkan ke Tanah Suci seusai penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karanganyar pada September 2013.

Langkah ini dilakukan agar para calon jemaah haji bisa menggunakan hak pilih saat Pilkada Karanganyar.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Karanganyar, Museri, mengatakan pihaknya bakal mengirim surat ke Kanwil Kemenag Provinsi Jateng yang berisi permintaan pengunduran jadwal pemberangkatan calon jemaah haji. Pasalnya, kelompok terbang (kloter) dari embarkasi haji Solo mulai diberangkatkan pada 17 September 2013.

“Kemungkinan para calon jemaah haji diberangkatkan ke Tanah Suci setelah pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Karanganyar,” katanya, saat ditemui Solopos.com, Selasa (28/5/2013).

Sementara sesuai surat edaran (SE) dari Kementerian Agama bahwa jadwal pelunasan biaya perjalanan ibdah haji mulai 22 Mei-12 Juni 2013. Bagi calon jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Haji Indonesia (BPIH) namun gagal berangkat diberi kesempatan selama dua tahun. Artinya, calon jemaah haji yang telah melunasi pada tahun ini namun berhalangan ke Tanah Suci bakal diberi kesempatan hingga 2015.

Apabila calon jemaah haji tidak dapat berangkat untuk menunaikan ibadah haji hingga batas waktu yang ditentukan maka dianggap batal. Calon jemaah haji harus melakukan pendaftaran mulai dari awal hingga diberangkatkan ke Mekah.  “Pembayaran langsung ke bank, setelah melunasi BPIH para calon jemaah haji diwajibkan melakukan registrasi ulang,” jelasnya.

Berdasarkan data Kemenag Karanganyar, calon jemaah haji di Karanganyar sebanyak 551 orang. Jumlah calon jemaah haji meningkat dibanding tahun lalu yaitu sebanyak 501 orang.

Pihaknya bakal menyeleksi berkas administrasi para calon jemaah haji secara ketat. Para calon jemaah haji yang diberangkatkan ke Mekah harus memiliki identitas diri Karanganyar.

Sementara seorang calon jemaah haji asal Tasikmadu, Suprapto, menjelaskan dirinya bakal menunaikan ibadah haji bersama istrinya. Dia mengaku sudah melakukan pendaftaran namun belum melunasi BPIH. Menurutnya, besaran BPIH bervariasi tergantung embarkasi pemberangkatan haji. Rata-rata besaran BPIH sekitar 3.527 dolar AS atau senilai Rp33 juta.

Editor: | dalam: Karanganyar |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »