Senin, 27 Mei 2013 14:56 WIB Siti Nuraisyah Dewi/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Susno Duadji Janji Akan Melunasi Sisa Uang Pengganti

JAKARTA — Keluarga terpidana kasus dana pengamanan Pilkada Jabar 2008 dan gratifikasi dari PT Salmah Arwana Lestari, Susno Duadji berjanji segera akan melunasi sisa pembayaran uang pengganti.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Setia Untung Arimuladi mengatakan Diliana Ermangtyas, puteri Susno Djuadi berjanji langsung kepada tim eksekutor dari Kejari Jakarta Selatan pada Kamis 23 Mei lalu saat di berada di Kejari Jakarta Selatan.

Untung menjelaskan menurut Diliana keluarganya akan menjual mobil dan rumah untuk melunasi uang pengganti tersebut.

“Kata dia [Diliana], tidak memiliki uang cash [tunai] sebanyak itu,” ujar Untung, Senin (27/5/2013).

Seperti diketahui terkait dengan pembayaran uang pengganti, Susno akan membayar dengan cara dicicil. Hal itu tertuang dalam surat Untung Sunaryo no.002/Lit.Pas/U.B.R/V/2013, 20 Mei tentang  tindak  lanjut surat Kejari Jaksel no: B-1954/0.1.1.14/Fu.1/05/2013 tentang permintaan pembayaran pidana uang pengganti atas nama Susno Rp4,2 miliar.

Keluarga Susno sudah mulai mencicil uang pengganti tersebut sebesar Rp500 juta. Dengan begitu sisa uang pengganti yang belum diganti oleh Susno sebesar Rp3,7 miliar.

Sebelumnya dalam putusan nomor perkara 899 K/PID.SUS/2012 tertanggal 22 November 2012, MA menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Susno divonis bersalah dan dihukum pidana 3 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp200 juta.

Selain itu, Susno juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp4,2 miliar dengan ketentuan apabila uang pengganti itu tidak dibayar dalam satu bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti itu.

Jika terpidana tidak mempunyai harta yang mencukupi uang pengganti tersebut, maka diganti dengan pidana penjara 1 tahun.

Adapun terkait dengan denda Rp200 juta, Susno sudah membayarnya beberapa waktu lalu.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…