GP2
Berlaga di Monaco, Rio Haryanto Harus Antisipasi Sempitnya Sirkuit

Rio Haryanto (JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)Pembalap Indonesia asal Kota Solo, Rio Haryanto, finish urutan 10 pada sprint race Sirkuit Hungaroring, Hungaria, Minggu (28/7/2013). DokJIBI/Solopos

SEMARANG – Pebalap nasional asal Solo, Jawa Tengah, Rio Haryanto, harus menyesuaikan diri dengan sirkuit di Monaco sebagai tempat penyelenggaraan seri keempat lomba balap mobil GP2Series, 23-25 Mei 2013.

Ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati, ketika dihubungi dari Semarang, Rabu, mengatakan bahwa sirkuit di Monaco ini berbeda dengan sirkuit-sirkuit yang lain, seperti Sepang, Malaysia, Sakhir, Bahrain, atau Catalunya Barcelona, Spanyol. Menurut dia, kondisi sirkuit di Monaco ini lintasannya lebih sempit dibandingkan sirkuit lainnya karena menggunakan jalan raya di negara tersebut.

“Kalau sirkuit yang lain jalannya lebih lebar karena memang dibangun khusus untuk sirkuit tetapi di Monaco kondisinya berbeda karena menggunakan jalan raya yang disulap jadi sirkuit,” katanya menegaskan. Ia mengatakan bahwa Rio Haryanto bertolak ke Monaco Selasa (21/5) malam dari Barcelona, Spanyol, mengingat sejak tampil pada seri ketiga di Catalunya Spanyol, Rio tidak kembali ke Indonesia, tetapi bergabung dengan markas tim Addax Barwa di Valencia.

Selama berada di Spanyol, kata dia, Rio Haryanto menjalani latihan fisik berupa fitnes untuk menguatkan otot-otot leher, kaki, dan tangan, kemudian juga berlatih teknik dengan simulator. Pada simulator tersebut, lanjut dia, Rio Haryanto seolah-olah tampil pada sirkuit yang sebenarnya. “Rio juga terus berlatih untuk menyesuaikan diri dengan kondisi mobil balapnya yang akan digunakan di Monaco,” katanya.

Di sisi lain, kata dia, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan direncanakan bakal memberikan dukungan secara langsung kepada Rio Haryanto saat tampil pada lomba GP2Series di Monaco mendatang. “Selama ini, Pertamina menjadi pendukung utama bagi Rio saat tampil pada GP2 Series. Rencananya Dirut Pertamina Karen Agustiawan akan memberikan dukungan langsung kepada Rio di Monaco,” katanya.

Ia mengatakan bahwa babak kualifikasi untuk menentukan start para pebalap bakal dilaksanakan pada hari Kamis (23/5), kemudian race pertama atau feature race dilaksanakan pada hari Jumat (24/5), dan race kedua atau “sprint race” dilaksanakan Sabtu (25/5/2013). Akan tetapi, kata dia, pada hasil dari babak kualifikasi tersebut, Rio harus turun 10 posisi untuk race pertama karena hukuman penalti yang menimpanya saat terjadi tabrakan saat tampil pada seri ketiga di Barcelona beberapa waktu lalu.

Misalnya, pada babak kualifikasi Rio berada pada posisi kelima, maka pada start race pertama Rio akan meraih posisi ke-15. “Kami berharap Rio mendapatkan hasil yang lebih baik untuk menambah poinnya,” katanya.

Editor: | dalam: Balap |


Iklan Cespleng
Menarik Juga »