SUAP IMPOR DAGING SAPI
Setelah Kenal Lutfi, Keluarga Darin Berubah Drastis

Darin Mumtazah.dokJIBI/SOLOPOS/Twitter.comDarin Mumtazah.dokJIBI/SOLOPOS/Twitter.com

< ![endif]-->

Darin Mumtazah.dokJIBI/SOLOPOS/Twitter.com

JAKARTA – Kehidupan keluarga Darin Mumtazah berubah drastis setelah mengenal tersangka kasus suap impor daging sapi, yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfi Hasan Ishaq. Darin, yang merupakan pelajar kelas XII pada sebuah SMK di Jakarta itu, diduga sebagai istri keempat Lutfi.

Tetangga Darin, yang juga Sekretaris RT di lingkungannya, Yuni, punya cerita soal keluarga Darin. Dahulu sebelum mengenal sosok Luthfi Hasan, Darin dan keluarganya tinggal di rumah sederhana. Mereka tinggal di rumah kecil di kawasan Jakarta Timur.

“Tadinya tinggal di pinggir kali (got besar-red), ngontrak. Saya kaget kok bisa pindah ke sini,” jelas Yuni yang juga staf kelurahan di rumahnya di Jaktim, Selasa (21/5/2013), seperti dilansir Detik.

Yuni mengaku kenal akrab dengan ibunda Darin yang akrab disapa Ummi. Saat keluarga itu pindah dari kontrakan kecil ke rumah besar seharga Rp75 juta per tahun, dia sempat bertanya-tanya.

“Saya kan yang dipercayai buat ngurus-ngurus rumah ini dari yang punya dulu. Jadi saya tahu betul. Saya juga kenal sama Ummi,” imbuh Yuni.

Yuni tak habis pikir apa yang membuat keluarga itu bisa meningkat taraf hidupnya. Ummi diketahui berjualan pakaian di Kebon Nanas, Jaktim.

“Nggak tahu deh bos-nya siapa. Mungkin itu tuh yang presiden PKS (Luthfi-red),” tutup Yuni.

Darin sudah dipanggil dua kali oleh KPK. Dia berstatus saksi terkait kasus Luthfi Hasan, tetapi dua kali panggilan pula Darin tak datang.

Sang ibu mengaku heran kasus Luthfi dikait-kaitkan dengan Darin. Padahal masih ada istri Luthfi yang pertama, kedua, dan ketiga.

Belum jelas apa hubungan Darin dengan Luthfi sebenarnya. Namun, Darin diduga merupakan istri keempat  Luthfi karena sering terlihat oleh tetangga bertandang ke rumah kontrakan Darin dan keluarganya. Luthfi datang sore, pulang pagi.

Editor: | dalam: Hukum |
Menarik Juga »