Aktivitas di Pelabuhan Makassar beberapa waktu lalu. Perekonomian Indonesia saat ini makin menunjukkan pemisahan atau decoupling dari politik, di mana kondisi politik makin tidak memengaruhi kinerja perekonomian. (JIBI/Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone) Aktivitas di Pelabuhan Makassar beberapa waktu lalu. Perekonomian Indonesia saat ini makin menunjukkan pemisahan atau decoupling dari politik, di mana kondisi politik makin tidak memengaruhi kinerja perekonomian. (JIBI/Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone)
Kamis, 16 Mei 2013 05:30 WIB Hedwi Prihatmoko/JIBI/Bisnis Indonesia Ekonomi Share :

Kondisi Politik Makin Tak Pengaruhi Perekonomian

Aktivitas di Pelabuhan Makassar beberapa waktu lalu. Perekonomian Indonesia saat ini makin menunjukkan pemisahan atau decoupling dari politik, di mana kondisi politik makin tidak memengaruhi kinerja perekonomian. (JIBI/Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone)

Aktivitas di Pelabuhan Makassar beberapa waktu lalu. Perekonomian Indonesia saat ini makin menunjukkan pemisahan atau decoupling dari politik, di mana kondisi politik makin tidak memengaruhi kinerja perekonomian. (JIBI/Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone)

JAKARTA – Indonesia saat ini dinilai mengalami kecenderungan melemahnya keterkaitan [decoupling] antara kondisi perpolitikan dan perekonomian.

Pengamat ekonomi politik Faisal Basri mengatakan keterkaitan yang kuat antara ekonomi dan politik kali terakhir terjadi di masa kepemimpinan Presiden B.J. Habibie dan KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur). “Sejak masa Megawati terjadi penurunan keterkaitan ekonomi dan politik hingga sekarang terjadi decoupling,” katanya.

Secara khusus, dia menyoroti keterkaitan ekonomi dan politik saat ini. Dia mencontohkan kondisi decoupling, terlihat pada peringatan Hari Buruh (Mayday) pada 1 Mei lalu. Pada saat itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mencetak rekor baru di level 5.060,92. Kemudian, investasi portofolio juga menunjukkan tren yang meningkat.

Selain itu, pasar surat utang negara (SUN) saat ini dinilai masih bagus dengan tingkat imbal hasil [yield] yang masih rendah. Dia juga menyoroti pertumbuhan kunjungan turis yang menunjukkan tren meningkat.

“Biasanya kalau politik gonjang-ganjing, turis turun, sekarang naik terus. Hanya 1 bulan dalam 5 tahun terakhir turun secara year-on-year,” katanya.

Di sisi investasi, Faisal berpendapat investor asing masih memandang Indonesia sebagai daerah tujuan investasi yang menarik. Dia mencontohkan di mata investor Jepang, Indonesia menempati urutan keempat sebagai daerah tujuan investasi, mengalahkan Thailand dan Malaysia.

Dia menuturkan asing menilai Indonesia masih memiliki ruang gerak yang luas untuk ekspansi investasi, dengan alasan seperti jumlah penduduk usia muda yang besar dan pertumbuhan kelas menengah yang baik.

lowongan kerja
lowongan kerja LKP Adam Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
Dalam Bayang-Bayang Lenin [Cover Baru]
Dari Mao Ke Marcuse [Cover Baru]
Pemikiran Karl Marx ( Cover Baru)
WONDERFUL LIFE: THE NOVEL

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…