PILKADES BOYOLALI
Rapat Panitia Pilkades Dlingo Diprotes Warga

BOYOLALI – Panitia pemilihan kepala desa (pilkades) Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali hingga Selasa (7/5/2013), belum menetapkan waktu pelaksanaan pemilihan ulang.

Informasi yang diperoleh Solopos.com dari berbagai sumber, Selasa, rapat terkait pelaksanaan pilkades ulang yang diadakan panitia pilkades di Balaidesa Dlingo, Senin (6/5/2013) malam, sempat mendapatkan protes dari sejumlah warga pro-kotak kosong. Penetapan waktu pelaksanaan pilkades ulang pun terpaksa ditunda.

Saat dimintai konfirmasi, ketua Panitia Pilkades Dlingo, Darmaji, mengatakan dalam rapat panitia Senin malam tersebut belum ada kesimpulan tentang waktu pelaksanaan pilkades ulang.

“Maaf belum ada kesimpulan. Karena belum bisa diputuskan penyandang dana atau anggarannya,” jawab Darmaji melalui pesan singkatnya yang dikirim kepada Solopos.com, Selasa.

Sementara itu Camat Mojosongo, Purwanto yang dihubungi melalui telepon genggamnya, mengakui belum ada kepastian tentang waktu pelaksanaan pilkades ulang di Desa Dlingo. Purwanto juga membenarkan adanya protes dari sejumlah warga pro-kotak kosong saat digelar rapat oleh panitia pilkades setempat.

“Berdasarkan laporan yang saya terima, saat panitia mengadakan rapat pilkades semalam, sempat ada unjuk rasa dari sejumlah warga hingga akhirnya penentuan waktu pelaksanaan terpaksa ditunda,” terang Purwanto.

Purwanto menegaskan dalam hal ini, pihaknya tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Sesuai ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) No 11/2006 dan Peraturan Bupati (Perbup) No 37/2006 yang sudah direvisi dengan Perbup No 55/2013, tidak ada ketentuan berapa kali pilkades harus dilaksanakan jika persyaratan perolehan suara calon kades belum terpenuhi.

Editor: | dalam: Boyolali |

4 Komentar pada “PILKADES BOYOLALI : Rapat Panitia Pilkades Dlingo Diprotes Warga”

  1. paijo
    8 Mei 2013 pukul 03:50

    Bikin resah warga pilkades dlingo

  2. Warga Pendatang
    11 Mei 2013 pukul 17:44

    HIDUP KOTAK KOSong

  3. mbusukan
    16 Mei 2013 pukul 09:28

    Hidup pendukung kota kosong maju terus semangatttttttttt

  4. suyadi sidorejo
    17 Mei 2013 pukul 14:43

    hidup kotak kosong,seharusnya tahanta itu tahu diri adh ga di harapkan warganya masih ngotot.krn track recordnya buruk sekali dg menipu warga….
    Sadar diri dong pak sdh ga laku masih di paksain….!!!!!!
    warga semakin pintar ga bs di bodohin dan di adu..
    Bersatulah warga muslim dlingo lawan kezoliman pemimpinya
    HIDUP KOTAK KOSONG ….!!!!!

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris

    No items.

Menarik Juga »