Seorang petani di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen, mengambil air dari saluran irigasi. Petani di kecamatan ini makin khawatir ketika musim kemarau tiba karena terbatasnya pasokan air mengancam kondisi sawah mereka. (JIBI/SOLOPOS/dok) Seorang petani di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen, mengambil air dari saluran irigasi. Petani di kecamatan ini makin khawatir ketika musim kemarau tiba karena terbatasnya pasokan air mengancam kondisi sawah mereka. (JIBI/SOLOPOS/dok)
Senin, 6 Mei 2013 11:53 WIB Ika Yuniati/JIBI/SOLOPOS Sragen Share :

Kemarau Tiba, Petani Kalijambe Terancam Gagal Panen

Seorang petani di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen, mengambil air dari saluran irigasi. Petani di kecamatan ini makin khawatir ketika musim kemarau tiba karena terbatasnya pasokan air mengancam kondisi sawah mereka. (JIBI/SOLOPOS/dok)

Seorang petani di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen, mengambil air dari saluran irigasi. Petani di kecamatan ini makin khawatir ketika musim kemarau tiba karena terbatasnya pasokan air mengancam kondisi sawah mereka. (JIBI/SOLOPOS/dok)

SRAGEN – Puluhan hektare tanaman padi di Kecamatan Kalijambe mulai mengering. Jika sepekan lagi tak juga turun hujan, para petani di kecamatan tersebut terancam gagal panen. Pasalnya, para petani di desa-desa seperti Ngebung, Krikilan dan Bukuran, Kalijambe kesulitan mencari pasokan air untuk mengairi tanaman padi mereka.

Salah satu petani di Kecamatan Kalijambe, Sriyatun, mengatakan jika sepekan mendatang tak juga turun hujan, ia dipastikan bakal merugi. Pasalnya ia tak bisa memanen tanaman padinya karena kekurangan air. Padahal saat ini tanaman padi miliknya dan beberapa petani lainnya sudah hampir menguning. “Sebulan lagi sebenarnya bisa panen. Ini pohonnya sudah mulai mengering. Kalau enggak ada hujan ya kami sudah pasti rugi,” ucapnya.

Tak hanya padi, hujan yang tak jua turun sejak setengah bulan lalu juga mematikan beberapa tananam kacang di area persawahan Desa Bukuran. Tanaman-tanaman kacang terlihat kering dan hampir mati dengan daun-daun yang hampir semuanya menguning.

Pamong Tani Desa (PTD) Bukuran, Sapardi, kerugian yang bakal dialami petani jika tak juga turun hujan diperkirakan sekitar Rp5 juta per hektar. Nilai sejumlah itu dihitung dari beberapa pengeluaran sejak pertama menanam padi mulai dari membayar upah para pekerja, membeli bibit tanaman, pupuk dan pestisida.

Lebih lanjut, Sapardi, menjelaskan area persawahan di kawasan Kalijambe terutama Bukuran, mayoritas merupakan daerah tadah hujan. Jika kemarau tiba, petani gagal panen karena tak memiliki pasokan air untuk mengairi sawah. “Jangankan sawah, untuk mandi dan keperluan sehari-hari saja belum semua warga terpenuhi,” tukasnya.

Jika musim tanam gagal, petani di daerah-daerah tadah hujan itu biasanya memang tak punya pilihan selain beralih profesi. Biasanya beralih ke kuli bangunan atau buruh lain. Pasalnya, menurut Sapardi jika kemarau melanda, area persawahan memang tak bisa ditanami lagi, baik padi, palawija maupun umbi-umbian.

Sapardi menambahkan dalam setahun, normalnya para petani di Desa Bukuran hanya sekali memanen padi, yaitu saat musim hujan sekitar awal tahun. Jika beruntung, yaitu musim hujan lebih panjang dari pada kemarau, mereka bisa memanen hingga dua kali yaitu pada Januari dan Juni. Sementara, pada musim tanam ketiga sekitar bulan Juli, mereka lebih banyak pasrah karena memang sama sekali tak ada hujan. “Sebenarnya area persawhan di daerah Kalijambe enggak cocok untuk menanam padi terus. Tapi hla gimana lagi, petani bisanya hanya di situ. Menanam lainnya enggak mahir,” ucapnya pasrah.

lowongan kerja
lowongan kerja PT ALAT BANTU DENGAR INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
Dari Mao Ke Marcuse [Cover Baru]
Dalam Bayang-Bayang Lenin [Cover Baru]
WONDERFUL LIFE: THE NOVEL
Pemikiran Karl Marx ( Cover Baru)

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…