Ilustrasi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS) Ilustrasi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)
Minggu, 5 Mei 2013 10:30 WIB Ayu Abriyani KP/JIBI/SOLOPOS Wonogiri Share :

Pengawas SD Wonogiri Kembalikan 20 Unit Motor Dinas

Ilustrasi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

WONOGIRI--Pengawas SD di Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri mengembalikan motor dinas yang mereka terima. Ada sekitar 20 unit motor yang dikembalikan ke Disdik. Alasannya, motor tersebut terlalu tua dan tidak layak pakai.

Kepala Disdik Wonogiri, Siswanto, mengatakan pengembalian motor dinas itu dilakukan pengawas SD mulai beberapa pekan lalu.

“Pengembalian itu merupakan keinginan dari pengawas SD sendiri. Mereka beralasan bahwa motor tersebut sudah terlalu tua dan dianggap terlalu boros. Jadi, ongkos pemeliharaannya juga cukup mahal,” katanya saat dijumpai wartawan di Aula Disdik, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, ada sekitar 20 unit motor rakitan tahun 2004 berjenis Suzuki RC 100 dan Suzuki A 100 yang dikembalikan oleh pengawas tersebut. Tapi, Siswanto mengimbau pengawas untuk membawanya kembali  karena pihaknya tidak memiliki tempat yang aman untuk menyimpan motor tersebut. Sebab, motor itu diparkirkan begitu saja di gang sempit antara pagar barat dengan bangunan utama kantor Disdik.

“Kondisi motor itu memang memprihatinkan. Kami maklum jika ada sebagian pengawas yang tidak mau menggunakannya lagi. Tapi, masih ada beberapa motor yang kondisinya layak pakai karena dirawat dengan baik,” ujarnya.

Anggaran Rp1,6 Miliar

Siswanto berencana membuat laporan ke Bupati terkait hal itu. Pihaknya juga berupaya mengusulkan penggantian kendaraan dinas tersebut. Sebab, motor dinas untuk pengawas itu sangat dibutuhkan pengawas terutama untuk transportasi di wilayah pelosok.

Di sisi lain, Sekretaris Komisi A DPRD Wonogiri, Samino, mengatakan telah menerima informasi pengembalian motor dinas pengawas itu. “Kendaraan dinas itu memang sudah tak layak pakai. Apalagi, medan di Wonogiri sangat berat sehingga kondisi kendaraan yang digunakan harus bagus,” katanya kepada wartawan akhir pekan kemarin.

Ia berharap Pemkab segera mengkaji pengadaan kendaraan dinas baru untuk pengawas tersebut. Ia memperkirakan anggaran untuk pengadaan kendaraan dinas pengawas itu sekitar Rp1,6 miliar.

Anggota Komisi C DPRD Wonogiri, Bambang Sardiyanto, juga menyatakan hal serupa. Menurutnya, fungsi kendaraan operasional di daerah lebih penting dibanding di perkotaan. Sebab, keadaan geografis di wilayah Kabupaten Wonogiri memerlukan sarana transportasi yang memadai.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. KEBAKKRAMAT ELANG PERKASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…