Ilustrasi siswa SD mengerjakan soal ujian nasional. (Dok/JIBI/SOLOPOS) Ilustrasi siswa SD mengerjakan soal ujian nasional. (Dok/JIBI/SOLOPOS)
Jumat, 3 Mei 2013 15:02 WIB Dian Dewi Purnamasari/JIBI/SOLOPOS Sukoharjo Share :

UN 2013
12.385 Siswa SD di Sukoharjo Ikuti UN

Ilustrasi siswa SD mengerjakan soal ujian nasional (UN). (Dok/JIBI/SOLOPOS)

SUKOHARJO–Sebanyak 12.385 siswa sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) se-Sukoharjo mengikuti ujian nasional (UN) yang dilaksanakan pada Senin-Rabu (6-8/5/2013).

Nomor peserta UN sudah keluar, naskah soal pun sudah sampai ke Dinas Pendidikan (Disdik) Sukoharjo, Jumat (3/5/2013).

Kepala Bidang TK, SD dan SLB Disdik Sukoharjo, Mulyadi, mengatakan selain siswa SD dan MI tersebut enam siswa sekolah dasar luar biasa (SDLB) juga mengikuti UN.

Ia mengatakan pada Jumat pagi sekitar pukul 06.15 WIB naskah soal sampai di Disdik Sukoharjo. Naskah selanjutnya dipilah dan disimpan di kantor dinas setempat. Naskah bersegel tersebut dijaga oleh aparat kepolisian maupun pihak Disdik Sukoharjo.

“Besok [Sabtu, 4/5/2013] soal akan didistribusikan ke subrayon yaitu unit pelaksana teknis daerah (UPTD) masing-masing kecamatan,” ujarnya saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Jumat.

Saat disinggung mengenai jumlah soal, Mulyadi mengatakan jumlah amplop sesuai alokasi yang kebutuhan sekolah. Kendati demikian, ia tidak dapat memastikan jumlah soal yang ada di dalam amplop karena masih tersegel. Ia berharap tidak terjadi kekurangan seperti yang terjadi pada UN SMP dan SMA lalu.

Lebih lanjut, Mulyadi mengatakan setiap hari petugas piket dari Disdik Sukoharjo bertugas memonitor soal dan lembar jawab komputer (LJK). Setelah ujian selesai, LJK dikumpulkan dari SD ke UPTD kecamatan setempat lalu dilanjutkan ke kantor Disdik Sukoharjo.

Berbeda dengan UN SMP dan SMA, jenis soal dalam UN SD ini sama. Di dalam satu ruang ujian diawasi oleh dua pengawas silang. Proses pemindaian [scanning] LJK pun dilakukan di Disdik Sukoharjo.  Setelah dipindai, lanjutnya, LJK tersebut akan dikirimkan ke Disdik Provinsi Jawa Tengah. Proses pemindaian akan dilakukan dengan sistem tertutup. Selain itu, pemindaian juga dilakukan langsung setelah ujian berakhir. Hal itu dilakukan mengingat banyaknya LJK yang dikoreksi sehingga diprediksi tidak akan selesai dalam satu hari.

lowongan kerja
lowongan kerja Homeschooling Kak Seto Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…