Warga Solo memakai topeng bergambar tersangka korupsi dan mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji saat aksi teatrikal penangkapan Susno Duadji oleh Linmas di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Rabu (1/5/2013). Aksi tersebut sebagai sindiran terhadap penegak hukum di Indonesia terkait kasus Susno Duaji.(JIBI/SOLOPOS/ Maulana Surya)
Jumat, 3 Mei 2013 09:12 WIB Rini Yustiningsih/JIBI/SOLOPOS/Dtc Hukum Share :

SUSNO MENYERAHKAN DIRI
Jaksa Agung Jumpa Pers, Inilah Jejak Pelarian Susno

Warga Solo memakai topeng bergambar tersangka korupsi dan mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji saat aksi teatrikal penangkapan Susno Duadji oleh Linmas di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Rabu (1/5/2013). Aksi tersebut sebagai sindiran terhadap penegak hukum di Indonesia terkait kasus Susno Duaji.(JIBI/SOLOPOS/ Maulana Surya)

JAKARTA—Mantan Kabareskrim Susno Duadji menyerahkan diri. Mabes Polri mengamini Susno menyerahkan diri. Susno mendatangi Kejaksaan dan siap mengikuti proses hukum. Rencananya, pagi ini Jaksa Agung Basrief Arief akan menggelar jumpa pers mengenai Susno Duadji.

“Benar,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Aliyus saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (3/5/2013).

Sayangnya Suhardi tak mau menjelaskan lagi detail soal penyerahan diri itu. Suhardi meminta agar menunggu penjelasan resmi Kejaksaan Agung.

“Tunggu saja penjelasan resmi Kejagung,” terang Suhardi singkat.

Sebagaimana diketahui selama sepekan Susno menjadi buron. Sebelumnya Rabu, (24/4) pagi, Jaksa eksekutor dari Kejati DKI, Kejati Jabar dan Kejari Jakarta Selatan yang berjumlah puluhan orang mendatangi rumah Susno Duadji di Dago Pakar, Bandung. Mereka akan melakukan eksekusi pada mantan Kabareskrim itu.

Perdebatan sengitpun tidak dapat dihindarkan. Susno meminta perlindungan dari Polda Jawa Barat. Eksekusi yang berlangsung hingga tengah malam ini pun gagal. Jaksa harus pulang dengan tangan hampa.

Senin (29/4) tengah malam Jaksa terus berupaya melakukan eksekusi kali kedua. Berbeda dengan eksekusi pertama yang hanya melibatkan Jaksa, kali ini Kejaksaan dibantu dengan Kepolisian melakukan eksekusi. Tim gabungan itu berjumlah sekitar 50 orang.

Tiga kediaman Susno disambangi tim eksekutor. Rumah tersebut beralamat di Jalan Wijaya X No 1, Jakarta Selatan; Jalan Abuserin No 2b Cilandak, Fatmawati, Jakarta Selatan; dan Jalan Cibodas 1, Puri Komplek Cinere, Depok.

Di tengah upaya jaksa mencari dan mengesekusi Susno, tiba-tiba publik dikagetkan dengan kemunculan Susno di Youtube. Dalam video itu, Susno menuding kejaksaan melakukan eksekusi liar.

Dalam rekaman berdurasi 15 menit 34 detik itu, Susno mengaku tidak berupaya melarikan diri untuk menghindar dari eksekusi. Bakal calon anggota legislatif dari Partai Bulan Bintang itu menyatakan, saat ini ia berada di daerah pemilihan Jawa Barat 1.

Rabu (1/5), informasi keberadaan Susno di Soreang, Bandung sempat merebak. Namun pencarian Susno disana juga menemui jalan buntu.

Hari ini, Jumat (3/5/2013), Susno Duadji dikabarkan menyerahkan diri ke pihak Kejaksaan. Belum diketahui dimana posisi Susno saat ini.

Saat dikonfirmasi Kapuspenkum Kejagung Setia Untung Arimuladi enggan menjelaskan lebih jauh. Dirinya tidak mengetahui persis informasi tersebut.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…