Jumat, 3 Mei 2013 15:03 WIB Bony Eko Wicaksono/JIBI/SOLOPOS Karanganyar Share :

PEMILU 2014
Di Karanganyar, Dua Mantan Napi Mendaftar Caleg

KARANGANYAR – Dua mantan narapidana mendaftar sebagai bakal calon legislatif (caleg) pada pemilihan legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Mereka mendaftar sebagai bakal caleg melalui dua partai politik (parpol) berbeda .

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Karanganyar, Kustawa Esye, mengatakan sesuai aturan, pihaknya tak melarang mantan napi yang maju sebagai bakal caleg pada Pileg mendatang. Kendati demikian, dia enggan membeberkan identitas mantan napi yang mendaftar sebagai caleg. Sebab, pihaknya belum melakukan verifikasi berkas pendaftar dari setiap parpol secara komprehensif. “Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) mantan napi tetap mempunyai hak mendaftar dan maju sebagai bakal caleg. Yang jelas ada dua mantan napi yang mendaftar sebagai caleg,” ujarnya saat ditemui wartawan, Jumat (3/5/2013).

Sesuai PKPU No 13 / 2013 tentang Pencalonan bahwa mantan napi yang maju sebagai caleg harus memenuhi persyaratan yakni telah selesai menjalani masa hukuman dan berselang lima tahun dari masa bebas. Menurutnya, waktu lima tahun setelah bebas dari tahanan dinilai telah cukup untuk memperbaiki perilaku mantan narapidana.

Selain itu, mereka juga wajib mengumumkan kepada media massa dan membuat surat pernyataan bahwa dia pernah dipidana dan tidak akan kembali mengulangi perbuatannya. “Mereka wajib mengumumkan kepada media massa bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” bebernya.

Sementara Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, mengungkapkan pihaknya bakal menggelar rapat pleno untuk memverifikasi berkas para pendaftar bakal caleg pada Senin (6/5/2013). Rapat pleno tersebut untuk menentukan para pendaftar bakal caleg yang tidak maupun memenuhi persyaratan.

Selanjutnya, KPU bakal menetapkan daftar calon sementara (DCS) pada 13-17 Juni. Pengumuman DCS bakal dilakukan di setiap kecamatan sehingga warga bisa langsung memberikan tanggapan. “Tanggapan dari masyarakat akan dikaji secara mendalam dan dilaporkan ke setiap parpol. Tergantung dari kebijakan parpol, apakah akan mengubah komposisi caleg yang didaftarkan atau tidak,” imbuh Handoko.

Setiap parpol diberi kesempatan untuk merubah nama maupun no urut bakal caleg sebelum DCT ditetapkan. Setelah DCT ditetapkan, setiap parpol dilarang merubah nama maupun no urut bakal caleg. Sementara penetapan DCT dilakukan pada 9-22 Agustus mendatang.

lowongan kerja
lowongan kerja BPR Ternama di Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



refresh

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…