LOKOMOTIF HANTU
KA Jalan Sendiri, Tempuh 17,2 Km Lewati 2 Stasiun di Semarang

Ilustrasi lokomotif (semboyan35.com)Ilustrasi lokomotif (semboyan35.com)

SEMARANG–Sebuah lokomotif tiba-tiba jalan sendiri tanpa diawaki masinis. Peristiwa unik sekaligus mengerikan itu terjadi di Stasiun Poncol, Semarang.

Lokomotif milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) IV/Semarang ini pun bak lokomotif hantu.

Kendati unik dan menggelikan, ulah lokomotif dengan nomor seri CC 20328 di Semarang ini juga mengerikan dan sangat mencekam.

Bagaimana tidak mendebarkan. Kuda besi ini tiba-tiba berjalan sendiri ketika sedang dilakukan pemanasan mesin di depo Stasiun Poncol, Kota Semarang, Minggu (28/4/2013) sekitar pukul 04.00 WIB.

Tidak tanggung-tanggung, lokomotif buatan General Electric, Amerika Serikat (AS) 2009 itu, tanpa diawaki masinis, berjalan sendiri menuju barat [arah Kabupaten Kendal] sejauh kurang lebih 17,2 km.

Laju lokomotif akhirnya berhenti setelah keluar dari rel kereta api (KA) dan terempas ke areal persawahan di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Deburan tanah dan batu dari lokomotif yang terguling menyebabkan sebuah kandang kambing dan tiga rumah warga setempat mengalami kerusakan.

Ajaibnya, selama menempuh perjalanan sepanjang 17,2 km yang melalui dua stasiun di Jrakah dan Mangkang, Kota Semarang serta melewati tak kurang 10 pintu perlintasan KA, tidak terjadi kecelakaan.

”Untunglah, begitu mengetahui ada lokomotif berjalan sendiri dari Stasiun Poncol, kami segera menghubungi penjaga perlintasan KA agar secepatnya menutup palang yang dilalui, sehingga tidak sampai terjadi kecelakaan,” kata Manajer Humas PT KAI Daops IV/Semarang, Surono.

Dihubungi Solopos.com di Semarang, Minggu, Surono menuturkan kondisi lokomotif setelah terempas di persawahan tidak mengalami rusak parah.

”Kandang kambing dan tiga rumah warga Nolokarto yang rusak akan kami perbaiki,” janjinya.

Menurut Surono, kejadian itu tidak sampai mengganggu jadwal perjalanan KA dari Semarang ke Jakarta-Bandung dan Jakarta-Semarang-Surabaya.

”Lokonya terguling agak jauh dari rel, jadi tidak mengganggu jadwal perjalanan kereta.”

Editor: | dalam: Peristiwa |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »