UJE MENINGGAL, MUI Jabar
Ustaz Meninggal di Hari Surga

Ribuan warga mengusung jenazah alm. Ustad Jefry Al Buchori (Uje) seusai dishalatkan di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (26/4/2013). Ustad Jefry Al Buchori meninggal diunia pada usia 40 tahun akibat kecelakaan motor. (JIBI/SOLOPOS/AntaraZabur Karuru)Ribuan warga mengusung jenazah alm. Ustad Jefry Al Buchori (Uje) seusai dishalatkan di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (26/4/2013). Ustad Jefry Al Buchori meninggal diunia pada usia 40 tahun akibat kecelakaan motor. (JIBI/SOLOPOS/AntaraZabur Karuru)

JAKARTA–Hari Jumat (26/4/2013) menurut kalangan Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat adalah hari surga.

Karena itu, MUI Jabar menilai kepulangan Ustadz Jeffry Al Bukhori ke sisi Allah SWT termasuk dalam kategori syahid karena meninggal di hari istimewa tersebut.

“Kepergian Uje ke Rahmatullah itu bagus menurut agama sebab di hari Jumat. Hari Jumat itu kategori hari surga atau syahid. Semua hari itu baik, tapi ciri-ciri masuk surga itu meninggalnya di hari Jumat,” kata Ketua MUI Jawa Barat KH Hafid Utsman, di Bandung, Jumat (26/5).

Atas nama pengurus Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat, kata Hafid, dirinya menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggal dunianya Ustadz Jeffry.

“Tentunya kami dari MUI Jawa Barat turut berbelasungkawa dan kami turut mendoakan beliau,” katanya.

Menurut Hafid, sosok Uje telah menjadi revolusioner dalam metode dakwah khususnya dakwah untuk kaum muda dan kalangan jetset.

“Dia itu mubaligh yang diterima oleh kalangan muda dan para kaum jetset yang haus kepada tuntutan agama dan Uje bisa melayani rasa haus dua kalangan tersebut,” kata Hafid.

Ustadz Jeffry Al Bukhori meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/4) pukul 02.00 WIB setelah mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Editor: | dalam: Peristiwa |
Menarik Juga »