KURIKULUM 2013
Belum Ada Kejelasan, Disdikpora Solo Siap-Siap

Ilustrasi Ujian Nasional (Dok/JIBI/SOLOPOS)Ilustrasi Ujian Nasional (Dok/JIBI/SOLOPOS)

SOLO—Dua bulan menjelang diterapkannya Kurikulum 2013, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo belum mendapatkan kepastian sosialisasi kurikulum baru itu. Meski demikian, Disdiikpora mengaku telah mengambil ancang-ancang supaya penerapan Kurikulum 2013 berjalan lancar.

“Kami memang belum dapat informasi lagi dari pusat kapan sosialisasi Kurikulum 2013, namun kami sudah menyiapkan segala sesuatu untuk sosialisasi itu termasuk SDM [Sumber Daya Manusia] guru yang akan mengikuti training of trainers (TOT),” papar Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Pendidikan Dasar SMP Dinas Disdikpora Kota SoloWaliyono, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (26/4/2013).

Menurutnya, Kota Solo siap untuk menerapkan kebijakan dari pusat mengenai Kurikulum 2013 yang rencananya diterapkan pada Tahun Ajaran (TA) 2013/2014 itu.

Dia yakin dengan waktu yang tersisi bisa segera beradaptasi jika Kurikulum 2013 benar-benar diterapkan. Sebab, Kurikulum 2013 juga belum semua tingkatan kelas diterapkan.

Sementara itu, Kepala SD Kristen Manahan, Sukiyo, yang juga menjadi koordinator kluster di wilayahnya juga mengaku belum mendapatkan informasi kapan sosialisasi Kurikulum 2013. Kluster di wilayahnya terdiri atas SD Kristen Manahan, SDN Sumber 3, SDN Sumber 6 No 255, SDN Banyuagung 3, SDN Banyuanyar 3 dan SDN Nayu Barat 1.

“Saya belum dapat informasi lagi dari pusat, padahal dulu sepertinya sosialisasi Kurikulum 2013 direncanakan April,” katanya saat dihubungi Solopos.com, Jumat. Dia menduga pemerintah saat ini tengah fokus pada penyelenggaraan Ujian Nasional (UN).

Supaya tidak kaget saat penerapan kurikulum baru, dia mengaku sudah mempelajari Kurikulum 2013 yang ada di internet. “Kami sudah ancang-ancang supaya besok tidak ketinggalan,” ungkapnya.

Meski nantinya ada perubahan, dia yakin kurikulum baru itu tidak akan jauh berbeda dari yang telah diujikan kepada publik. Dia meminta pemerintah untuk segera memberikan kepastian kapan sosialisasi Kurikulum 2013.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari 97 SMP yang ada di Kota Solo, ada 32 SMP yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengikuti TOT terkait penerapan Kurikulum 2013. Dari 32 SMP itu kemudian dibagi menjadi sepuluh klaster, satu klaster terdiri atas tiga sampai empat SMP. Dalam klaster itu juga ditunjuk satu SMP sebagai koordinator.

Sebanyak 32 SMP itu juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk implementasi Kurikulum 2013. Selain itu, sekolah juga sudah mengirimkan proposal yang ditujukan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar (Ditjen Dikdas) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dasar (P-PTK) Kemendikbud. Sementara di jenjang SD, ada 60 sekolah di Solo yang ditunjuk untuk mengikuti TOT Kurikulum 2013.

Editor: | dalam: Pendidikan |

Bisnis Indonesia

Fatal error: Call to undefined method WP_Error::get_item_quantity() in /home/dotcom/www/solopos/elements/themes/terbaru/widget-bisnis.php on line 8