Underpass Makamhaji (Dok/JIBI/SOLOPOS)
Kamis, 25 April 2013 21:47 WIB Dian Erika N/JIBI/SOLOPOS Sukoharjo Share :

UNDERPASS MAKAMHAJI
Belum Lama Dioperasikan, Aspal Mengelupas

Underpass Makamhaji (Dok/JIBI/SOLOPOS)

SUKOHARJO–Aspal jalan di sebelah barat boks underpass Makamhaji, bergelombang dan mengelupas sejak Rabu (24/4/2013) lalu. Padahal, jalan tersebut baru digunakan selama 10 hari sejak Senin (15/4/2013).

Pantauan Solopos.com, Kamis (25/4) siang, aspal jalan yang mengelupas terletak 15 meter dan 20 meter dari ujung area underpass sebelah barat. Masing-masing titik berada di sisi utara dan selatan badan jalan.

Luas pengelupasan berkisar antara 30 sentimeter hingga 50 sentimeter. Aspal mengelupas di sisi utara jalan bahkan terlihat penyok. Meski demikian, kendaraan roda dua dan roda empat tetap melintas lancar di lokasi itu. Namun, pantauan Solopos.com Rabu malam, kendaraan roda dua yang mencoba menghindari kedua titik mengelupas.

Ketika dihubungi Solopos.com, Kamis siang, Kepala Dinas Perhubungan Informatika dan Komunikasi (Dishubinfokom) Sukoharjo, Bambang Sri Wahyono, mengaku telah mengetahui keberadaan dua titik aspal mengelupas.

Namun, pihaknya belum tahu ihwal ukuran material yang mengelupas. Dia menegaskan perbaikan aspal jalan dan kerusakan lain masih menjadi tanggung jawab pelaksana, setidaknya hingga Juli mendatang.

Bambang melanjutkan, Senin (29/4), pengelupasan aspal jalan juga akan dibahas dalam rapat evaluasi uji coba underpass.

Rapat, ujarnya, akan melibatkan perwakilan pelaksana pembangunan underpass, Dishubinfokom Sukoharjo, DPU Sukoharjo, PT KAI Daops VI, Satpol PP Sukoharjo, serta perwakilan Desa Makamhaji dan Camat Kartasura. Selain kondisi fisik, rapat juga akan membahas evaluasi rekayasa lalu lintas.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…