Eyang Subur (liputan6.com) Eyang Subur (liputan6.com)
Rabu, 24 April 2013 15:55 WIB Wahyu Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Issue Share :

HEBOH EYANG SUBUR
MUI Siap Hadapi Eyang Subur

Eyang Subur (liputan6.com)

JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) siap untuk menghadapi pihak Eyang Subur bila mereka mengambil jalur hukum terkait ketidakpuasan pihaknya atas fatwa yang dikeluarkan MUI.

Sebelumnya, MUI telah mengeluarkan keputusan terkait permasalahan Eyang Subur. Mereka memutuskan bahwa Eyang Subur menyimpang dari akidah dan syariat Islam sehingga diharuskan bertobat.

“Silakan saja bila ingin melaporkan kami ke jalur hukum, kami siap menghadapi dan memberikan respon,” tegas Ketua MUI Ma’ruf Amin di Jakarta, Rabu (24/4/2013).

Ma’ruf menambahkan keputusan yang telah dikeluarkan MUI berdasarkan hasil investigasi dan keterangan saksi-saksi yang telah mereka gali dari kedua belah pihak.

“MUI sudah respon dengan membuat keputusan. Ini respon atas permintaan kedua belah pihak dan putusan ini tidak terpengaruh dari keduanya. Ini berdasarkan hasil investigasi kami,” tegasnya.

 

Sebelumnya, berbagai pihak mengkritisi pernyataan MUI soal Eyang Subur.  Ketua Paguyuban Paranormal Solo Ki Gede Solo menilai keluarnya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan ajaran Eyang Subur menyimpang dari akidah dan syariat Islam salah alamat.

“Itu salah alamat. Subur itu berangkat dari Aliran kepercayaan. Dimana Tuhan di seluruh ajaran agama itu sama dan apakah Eyang Subur itu orang Islam?,” ujarnya dalam perbincangan di SOLOPOSFM, Selasa (23/4/2013) pagi.

Menurut Ki Gede Solo, ada orang besar dibalik kasus yang menimpa Eyang Subur. Dijelaskan Ki Gede Solo, Eyang Subur hanya seorang pekerja dari orang besar itu.

“Ya semacam ikon saja. Ada orang-orang besar yang mempengaruhinya,” tambah dia.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa soal Eyang Subur. MUI pun menjatuhkan fatwa bahwa Eyang Subur telah melakukan penyimpangan akidah dan syariat Islam. Pihaknya pun berharap Subur bisa cepat bertobat.

“Pak Subur secara sungguh-sunguh ingin melakukan upaya (pertobatan) untuk bersedia dibimbing pemahaman keagamannya karena pengetahuan agamanya dangkal sekali,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal MUI DR H Amirsyah Tambunan di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).

MUI menilai Subur telah terbukti menyalahi aturan agama. Selain praktik perdukunan, salah satunya karena Subur beristri lebih dari empat orang dalam waktu bersamaan.

Lowongan Pekerjaan
Dosen Tetap Akuntansi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Apoteker

    BUTUH:2 Apoteker (Penanggung Jawab & Pendamping) untuk Apotek diWilayah Solo, Kirim Lamaran Lengkap : Jl.

  • KIA PICANTO 2011

    ALL NEW KIA PICANTO 2011 Merah,Istimewa, AD Harga:97 Juta/Nego Hub: 081215405405…

  • TIMOR’1996

    TIMOR’1996 AD,Merah,Ori,Istimewa, Harga:36Juta/Nego.AC,Milik Sendiri Hub:089693862108…

  • Lowongan Micro Finance Sales & Micro Collection

    DIBUTUHKAN SEGERA : Micro Finance Sales Micro Collection Syarat : Pria/Wanita Islam Usia Max.30Th Micro Collec…

  • Lowongan Karyawati

    BUTUH CEPAT KARYAWAN WANITA Usia 20-25Th,Lokasi Baturan Colomadu Telp:08122611390…

  • Lowongan Arsitek

    BUTUH ARSITEK Perumahan The White Stone Regency Kartasura,Harga Tidak Ditawar,Khusus Utk 1 Orang yg Disetujui.

  • FORD XLT Double Cabin’2009

    FORD XLT Double Cabin’2009 AD,Putih,Pajak Baru,Harga:110Juta/Nego Telp:081229811102…

  • Lowongan SPG Motoris

    BUTUH SPG Motoris Wanita/35Th Ada Mtr Sim C utk M-150 diSolo Hub:WA 081291435110…

    Leave a Reply


    PROMO SPESIAL
    Dress Capung NIA-011
    Blouse Kombinasi Lurik NIA-021
    Kain Batik Cap Rainbow NIA-016
    Kain Batik Print Sogan NIA-017

    Kolom

    GAGASAN
    Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

    Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…