Senin, 22 April 2013 21:25 WIB Farid Syafrodhi/JIBI/SOLOPOS Sukoharjo Share :

PELEMPARAN BOM MOLOTOV
Penasehat Hukum Terdakwa Tolak Dakwaan JPU

SUKOHARJO — Penasihat hukum dua orang terdakwa pelempar bom molotov, Anis Priyo Anshari, menolak dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Senin (22/4/2013). Penolakan itu tertuang dalam eksepsi yang dibacakan di runag sidang.

Pantauan di PN Sukoharjo, Senin, saat sidang berlangsung, sejumlah aparat dari Polres Sukoharjo masih berjaga-jaga di luar ruang sidang. Agenda sidang yakni pembacaan eksepsi dari pihak terdakwa Kholik Hasyim alias Abdul Kholik Hasyim Asyari, 40, dan Ahmad Usman, 20. Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua, Agus Darmanto dan dua hakim anggota, Diah Tri Lestari dan Evi Fitriastuti.

Anis mengatakan, dalam dakwaan yang dibacakan oleh JPU, Khoirin Nur Wisudarto, pekan lalu, tidak jelas. Ketidakjelasan dakwaan itu, kata dia, terletak pada perbuatan yang dilakukan oleh kedua terdakwa.

Lebih lanjut Anis mengatakan, dalam dakwaan disebutkan bahwa terdakwa melakukan perusakan secara bersama-sama. Padahal, menurutnya, yang melemparkan bom molotov ke rumah pimpinan Lembaga Pengkajian Pendalaman Alquran (LPPA) Tauhid, Minardi Mursyid, di Dukuh Pondok RT 002/RW 004, Desa Demakan, Kecamatan Mojolaban, hanya satu orang.

“Kalau yang melempar bom molotov hanya satu orang, apakah itu bisa dikatakan sebagai tindakan bersama-sama? Sedangkan Kholik Hasyim waktu itu hanya memberikan uang Rp10.000 untuk dibelikan bensin dua botol, lalu meramu bensin itu menjadi bom molotov. Jadi saya menilai dakwaannya masih tidak jelas untuk tindakan secara bersama-sama itu,” terang Anis saat ditemui Solopos.com di PN Sukoharjo, Senin siang.

Anis juga menjelaskan, pasal yang dipakai oleh JPU, yakni Pasal 170 ayat (1) KUHP, juga tidak tepat. Ia menilai pasal tersebut digunakan untuk tindak kekerarasan terhadap orang maupun barang, yang dilakukan secara bersama-sama. Sedangkan ia mengklaim kliennya sama sekali tak melakukan tindak kekerasan secara bersama-sama.

Terpisah, JPU, Khoirin Nur Wisudarto, mengatakan sah-sah saja penasihat hukum terdakwa menolak dakwaan. Namun penolakan tersebut ke depan juga perlu dibuktikan dengan mendatangkan saksi-saksi.

lowongan kerja
lowongan kerja SOLO ABADI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

Leave a Reply





dress-widya

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…