KORUPSI SRAGEN
Dikabarkan Jadi Tersangka, Bupati Tanggapi Santai

Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman. (JIBI/SOLOPOS/Sri Sumi Handayani)Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman (Dok/JIBI/Solopos)

Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman. (JIBI/SOLOPOS/Sri Sumi Handayani)

Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman. (JIBI/SOLOPOS/Sri Sumi Handayani)

SRAGEN – Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman, menanggapi santai ihwal dugaan penetapan tersangka pada kasus kas daerah (kasda) Kabupaten Sragen oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Agus menyatakan tak mau ambil pusing ihwal pemberitaan yang menyebutkan dirinya dan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, diduga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejagung. Agus mengaku belum mendapat informasi maupun surat resmi ihwal keputusan Kejagung. Dia menyayangkan informasi yang beredar bukan disampaikan langsung oleh Kejagung. Bupati Agus meminta semua pihak bersabar hingga proses selesai.

“Biarkan saja semua proses itu berjalan sesuai protap. Kami tidak perlu bermain spekulasi atau dugaan. Jangan membuat spekulasi maupun dugaan ihwal penetapan seperti itu. Biarkan informasi seperti itu menjadi kewenangan instansi atau lembaga yang berwenang, dalam hal ini Kejagung,” kata dia kepada Solopos.com.

Dia menilai informasi yang disampaikan orang-orang maupun pihak-pihak yang tidak berwenang akan memperkeruh suasana. Bukan hanya itu, informasi tersebut akan membuat gejolak politik di daerah. Terlebih hal itu diciptakan menjelang pesta demokrasi di Jawa Tengah (Jateng). Dia berharap semua pihak dapat bersikap arif dan memberikan kesempatan kepada Kejagung melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

“Spekulasi, dugaan dan sangkaan bisa menyesatkan banyak orang. Selain itu, kondisi itu bisa menimbulkan gejolak di masyarakat maupun gejolak politik. Kami tunggu saja nanti bagaimana,” imbuh dia.

Selebihnya, Bupati Agus enggan berkomentar ihwal proses penyelidikan kasus kasda di Kejakti. Dia menuturkan belum menerima panggilan maupun surat lagi dari Kejakti. Kejakti memanggil Bupati Agus kali terakhir sebagai saksi terkait kasus kasda beberapa waktu lalu.

Lowongan Kerja
Perusahaan Furniture Yudhistira, informasi selengkapnya

KLIK DISINI

Editor: | dalam: Sragen |

9 Komentar pada “KORUPSI SRAGEN : Dikabarkan Jadi Tersangka, Bupati Tanggapi Santai”

  1. gendon
    29 Maret 2013 pukul 22:35

    bupati ga mutu, blas ga ono kemajuan, gaweane mung korupsi dadi lali rakyate, ilingono jaman meh nyalon, dengan lantang “MBELO WONG CILIK”, tp endi nyatane…? delengen dalan2 neng sragen kulon, koyo kali asat!!!

  2. Cah ndeso
    30 Maret 2013 pukul 09:40

    Becik keti2k olo ketoro,
    sopo salah bakal seleh.
    TijiTibeh

  3. Uwa
    30 Maret 2013 pukul 11:12

    Ojo gampang nyalahke ngemban amanah iku abot opo meneh njaluk amanah.

  4. naruto
    30 Maret 2013 pukul 23:26

    Makanya Pilih Bupati jangan yang ngasih duit. Akhirnya kayak gitu kerja untuk ngembaliin modal. apalagi kalau njabat ke 2 kalinya itu akan dimanfaatkan untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya. maka pilih pejabat itu 1 kali saja namun agar didorong untuk nyalon ke 2 kalinya dan tidak dipilih. biar hartanya ludes lagi.

  5. prantiyono
    31 Maret 2013 pukul 06:03

    milih bupati ki jo waton milih…..1 kali salah 5 tahun kita salahnya…..!!!!! kapan sragen bisa d sanjung2 sebagai kabupaten yang handal dalm segala hal…..???? ( pememimpine koyo gak nduwe doyo meh mlaku rekoso mergo dalane koyo kebon……?) nek kiro2 kabotan ngemban amanah yo gak usah dadi bupati to….( uwa )

  6. prantiyono
    31 Maret 2013 pukul 15:52

    komentarku kok ilang……..?????

  7. sastro
    1 April 2013 pukul 11:37

    jan kiiiii piyeeeeeeeeeeeeee……………. dalane rusakkk…. kok ana kbr do korupsi……….. tenane piye gumune ana wang jujur……. becik……… nriman………. kok yooooooooooo…. dikunjoroooooo……. “YOH BECIK KETITIK OLA KETORO”…….

  8. basuki
    1 April 2013 pukul 12:19

    woalah..alah… jubul e mas agus yo tersangkut to. njenengan ki jan ngisin2 ke poro kader ADA mas..mas…
    mending Untung Wiyono nek ngene iki. isih ono kemajuan ne…ora kethang duit e sing di ubengke yo duite rakyat…
    ora kemresik…… yen kemresik kui istilahe ning agomo “MUNAFIK”

  9. yani
    3 April 2013 pukul 11:12

    dalan srageen kidul koyo ampyang……rawan kecelakaan….gimana sih pak ko malah ada korupsi…

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Menarik Juga »