tersangka pencabulan (tengah) saat diperiksa petugas polres Boyolali, Selasa (26/3/2013). (JIBI/SOLOPOS/Septhia Ryanthie) tersangka pencabulan (tengah) saat diperiksa petugas polres Boyolali, Selasa (26/3/2013). (JIBI/SOLOPOS/Septhia Ryanthie)
Selasa, 26 Maret 2013 18:46 WIB Septhia Ryanthie/JIBI/SOLOPOS Boyolali Share :

PENCABULAN
Cabuli Pelajar SMP, Tukang Kayu di Bui

tersangka pencabulan (tengah) saat diperiksa petugas polres Boyolali, Selasa (26/3/2013). (JIBI/SOLOPOS/Septhia Ryanthie)

BOYOLALI — Bandi alias Bandos, 34, warga Desa Manggung, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terpaksa mendekam di tahanan Mapolres Boyolali karena dilaporkan telah mencabuli Bunga (bukan nama sebenarnya), 14, yang masih berstatus sebagai pelajar salah satu SMP di wilayah itu.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di Mapolres Boyolali, Selasa (26/3/2013), kasus pencabulan oleh tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu itu, berawal dari perkenalannya dengan Bunga, melalui pesan singkat atau SMS, sekitar Februari 2013.

Keduanya pun sepakat bertemu di sebelah barat Masjid Ngembel, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Minggu (10/3/2013). Dengan mengendarai sepeda motor Mio, tersangka kemudian mengajak korban ke sebuah warung internet (warnet) untuk bermain.
Setelah itu, tersangka mengajak gadis asal Desa Jagoan, Kecamatan Sambi, Boyolali itu, berkeliling Bandara Adisoemarmo dengan sepeda motor, hingga akhirnya korban diajak ke Hotel Jonggrang, Colomadu, Karanganyar. Di hotel itulah, tersangka menyetubuhi korban sebanyak satu kali.

Malamnya, sekitar pukul 19.00 WIB, keduanya keluar dari hotel tersebut untuk makan mi sembari berbincang-bincang di warung makan hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Lantaran terlalu malam, korban urung diantar pulang oleh tersangka dan akhirnya korban diajak menginap di rumah tersangka.

Di rumah tersangka tersebut, korban kembali disetubuhi sebanyak dua kali. Keesokan harinya, tersangka berangkat bekerja dan meninggalkan korban di rumahnya tanpa diketahui ibu dan adik-adik tersangka. Ketika tersangka pulang dari bekerja, korban kemudian mengambil telepon genggamnya yang semula dibawa tersangka.

Korban lalu mengirim pesan singkat kepada pacarnya dan dijemput di rumah tersangka. Korban pun dijemput pacarnya dan kakeknya untuk kemudian dibawa pulang. Atas pengakuan korban, keluarga korban pun melaporkan perbuatan tersangka kepada polisi hingga ditangkap aparat untuk proses hukum lebih lanjut.

“Saat ini tersangka sudah kami tahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Kapolres Boyolali, AKBP Budi Haryanto, melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Haryadi, ketika ditemui wartawan di mapolres setempat, Selasa (26/3/2013).

Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB) antara lain berupa dua unit telepon genggam masing-masing merek Nexian warna hitam dan Alcatel warna merah hitam, serta pakaian yang dikenakan korban maupun tersangka saat kejadian. Atas perbuatannya itu, Kasat Reskrim menyebutkan tersangka dijerat Pasal 81 Undang-undang (UU) No 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka diancam hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp300 juta.

lowongan kerja
lowongan kerja Infinity, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…