PP Muhammadiyah Perpanjang Jabatan Bambang Setiaji, Diharap Tak Ada Gejolak di UMS

SOLO – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan masa jabatan Bambang Setiaji yang diperpanjang sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk kali ketiga tidak akan menimbulkan gejolak.

“Tidak akan menimbulkan gejolak di masyarakat. Bahkan dulu juga pernah ada Rektor UMS yang menjabat di dua universitas yakni UMS dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Insya Allah tidak ada masalah,” tegas Ketua Majelis Pendidikan Tinggi (Dikti) PP Muhammadiyah, Chairil Anwar, saat ditemui wartawan seusai menghadiri acara pelantikan Wakil Rektor UMS periode 2013-2017 di aula Gedung Fakultas Ekonomi (FE) kampus setempat, Jumat (22/3/2013) siang.

Dia mengakui kepemimpinan Bambang Setiaji memang sudah mengikuti pemerintah yaitu maksimal dua kali masa jabatan menjadi rektor. Namun, dalam klausul ketentuan PP Muhammadiyah ternyata organisasi bisa mengambil kebijakan lain sepanjang bermanfaat bagi persyarikatan.

Selain itu, perpanjangan masa jabatan Bambang Setiaji sebagai rektor UMS sudah dilakukan berbagai macam kajian yang dilakukan oleh PP muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (Jateng). Dalam kajian itu menilai kepemimpinan Bambang membuat kampus sangat kondusif mulai dari suasana, pengembangan sumber daya manusia (SDM) hingga prestasi UMS.

Chairil juga menilai Bambang Setiaji juga masih sehat dan bisa melanjutkan kepemimpinannya. Oleh sebab itu, dia memandang kebelanjutan kepemimpinannya dianggap perlu.

“UMS juga termasuk perguruan tinggi (PT) Muhammadiyah yang sangat membantu untuk mengembangkan persyarikatan,” paparnya.
Bahkan, UMS memiliki lembaga wakaf tunai yang dinilai sangat bagus dalam membantu PT Muhammadiyah lain yang mengalami kesulitan dalam keuangan. Hingga saat ini Muhammadiyah telah memiliki 158 PT yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Rektor periode 2013-2017 UMS, Bambang Setiaji, mengatakan dalam jabatan kali ketiga ini dia mengandalkan sejumlah program andalan, di antaranya melanjutkan program internasional.

“Kami sudah menandatangani program kerjasama dengan University of Nottingham Inggris untuk  program doktor Teknik Sipil,” ungkapnya saat ditemui wartawan seusai pelantikan Wakil Rektor periode 2013-2017 UMS, Jumat.

Tahun ini UMS menargetkan program doble degree di Australia dan Amerika Serikat untuk magister Pendidikan. “Untuk penguatan ke dalam [UMS], kami ingin memperkuat sistem keuangan, sistem teknologi informasi, akademik, keuangan sehinggga bisa menjadi kampus berbasis internet,” katanya.

Dalam pelantikan itu, Wakil Rektor I dijabat oleh Muhammad Dai, Wakil Rektor II dijabat oleh Sarjito, Wakil Rektor III dijabat oleh Muhammad Wahyudin dan Wakil Rektor IV dijabat Sofyan Anif.

 

Editor: | dalam: Pendidikan |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »