PENEMUAN KERANGKA MANUSIA
Usia Korban Diperkirakan Belasan Tahun

JIBI/SOLOPOS/Trianto Hery Suryono
Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari (kanan) menunjukkan gambar lokasi penemuan tulang kerangka manusia di Jalan Manggis, Kompleks Perumahan Solo Baru Sektor I di ruang panjura, Mapolres Sukoharjo, Senin (18/3/2013)JIBI/SOLOPOS/Trianto Hery Suryono Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari (kanan) menunjukkan gambar lokasi penemuan tulang kerangka manusia di Jalan Manggis, Kompleks Perumahan Solo Baru Sektor I di ruang panjura, Mapolres Sukoharjo, Senin (18/3/2013)

SUKOHARJO-Hasil uji forensik menunjukkan, usia korban yang tinggal tulang belulang di Kompleks Perumahan Solo Baru Sektor I, Grogol, Sukoharjo diperkirakan berusia 18 tahun hingga 20 tahun. Selain itu, korban diduga meninggal 3 bulan atau 6 bulan lalu.

Tinggi korban diperkirakan 150 sentimeter. Petugas juga sudah menyusun tulang belulang yang dikumpulkan dalam pencarian selama tiga hari. Hasil penyusunan menunjukkan tulang-tulang yang ditemukan menyerupai manusia, walau masih kurang tulang betis kanan dan jari-jari. Penegasan itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari di ruang panjura Mapolres Sukoharjo, Senin (18/3/2013).

Didampingi Wakapolres Kompol Amingga Meilana Primastito dan Kapolsek Grogol, AKP Agus Sulistianto, Kapolres meminta masyarakat proaktif melaporkan dan mencocokan barang bukti ke Polsek Grogol. “Korban bukan korban mutilasi. Penemuan tulang yang berserakan dikarenakan lokasi penemuan di alam terbuka dan rentan banjir maupun hewan.”

Ditambahkan oleh Kapolsek Grogol, tulang-tulang yang ditemukan sudah menunjukkan kerangka manusia. “Hasil forensik menunjukkan korban meninggal sekitar tiga bulan atau enam bulan lalu karena masih berwarna kekuningan. Mudah-mudahan polisi bisa mengungkap nama korban. Saat ini masih didalami dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.”

Ditegaskan oleh Kapolsek, hasil forensik menunjukkan tak ada tindak kekerasan terhadap korban. Diberitakan sebelumnya, anggota Reskrim Polsek Grogol, Polres Sukoharjo, anggota satuan pengamanan (satpam) Perumahan Solo Baru (Soba) melanjutkan pencarian tulang kerangka manusia dibantu warga sekitar, Sabtu (16/3/2013). Pencarian melibatkan petugas Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS) itu menemukan tulang belulang yang berserakan dan tidak mengelompok.

Selain itu, petugas juga menemukan sebuah kaus berwarna hijau terdapat tulisan love holic, sweater merek Kenji, BH berukuran 32 dan kalung berwarna keemasan. Wakapolres Sukoharjo, Kompol Amingga Meilana Primastito yang memimpin pencarian didampingi Kasatreskrim AKP Andis Arfan Tofani dan Kapolsek Grogol, AKP Agus Sulistianto menyatakan, melihat barang bukti yang terkumpul korban diduga berjenis kelamin perempuan.

“Kepastian soal jenis kelamin masih menunggu hasil penyelidikan tetapi barang bukti secara fisik menunjukkan bahwa jenis kelamin korban perempuan,” ujar Wakapolres mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari.

Wakapolres menegaskan, penemuan tulang belulang tidak di satu tempat namun berserakan. Ada yang di saluran air dan di atas tanah kosong yang berumput. Kaus warna hijau lumut ditemukan sudah berakar. Di dalam kaus itu terdapat BH warna hitam dan lebih dari tiga tulang yang diduga tulang rusuk dan kalung.

Wakapolres menegaskan, kemungkinan tulang belulang yang berserakan dibawa oleh hewan yang ada di sekitar lokasi penemuan.

“Selain itu, kondisi tempat penemuan tulang juga lahan kosong dan saluran air yang memungkinkan banjir sehingga terbawa arus. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap nama korban.”

Editor: | dalam: Sukoharjo |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »