PERSIS LPIS Hancurkan PSISra 6-1

Para pemain Persis Solo LPIS melakukan selebrasi perayaan gol Ferry Anto atas tim Divisi I PSIS Sragen di Stadion Manahan Solo, Minggu (17/3). Tim Persis Solo LPIS menang atas tamunya tim Divisi I PSIS Sragen dengan skor 6-1. JIBI/SOLOPOS/Maulana Surya UtamaPara pemain Persis Solo LPIS melakukan selebrasi perayaan gol Ferry Anto atas tim Divisi I PSIS Sragen di Stadion Manahan Solo, Minggu (17/3). Tim Persis Solo LPIS menang atas tamunya tim Divisi I PSIS Sragen dengan skor 6-1. JIBI/SOLOPOS/Maulana Surya Utama

SOLO –Persis Solo LPIS bermain dalam kecepatan tinggi saat melawan PSISra Sragen di laga uji coba di Stadion Manahan Solo, Minggu (17/3/2013) sore. Persis yang tampil kesetanan di hadapan ribuan Pasoepati menggilas PSISra Sragen dengan skor 6-1.

Pelatih Persis, Widyantoro, menurunkan pemain terbaik di posisi starter. Menggunakan pola kesukaannya, 4-4-2, pelatih yang biasa disapa Wiwid itu memasang Ferry Anto dan Tri Handoko sebagai ujung tombak. Empat pemain di lini tengah, yakni Andrid Wibowo, Diva Tarkas, Javier Rocha dan Tinton S. Empat pemain di posisi belakang, yakni Dwi Joko, Onana, Henry dan Yogi Alfian. Sedangkan, di bawah mistar dipercayakan kepada kiper kawakan, I Komang Putra.

Dengan materi seperti itu, pemain Persis tampil trengginas di awal-awal babak pertama. Persis langsung tancap gas membombardir jantung pertahanan lawan. Saat laga baru berlangsung beberapa menit, lapangan sedikit becek lantaran terjadi hujan deras. Hal ini menyulitkan para pemain dalam mengolah si kulit bundar. Tapi, kedua tim tetap profesional melanjutkan pertandingan hingga waktu 90 menit meski hanya sebatas uji coba.

Di laga kemarin, Ferry Anto menciptakan hattrick. Pemain kelahiran Sukoharjo ini menjebol gawang PSISra Sragen di menit ke-13, ke-40 dan ke-55. Dua gol Persis lainnya masing-masing dicetak Javier Rocha di menit-48 dan Bayu Andra di menit ke-53. Di menit ke-87, pemain PSISra Sragen, Ryan mencetak gol bunuh diri. Satu-satunya gol hiburan yang diciptakan PSISra Sragen dicetak, Budiyanto di menit ke-64.

Laga uji coba ini sempat diwarnai kericuhan penonton di tribun selatan. Tak jelas apa yang menjadi penyebab utama kericuhan. Hanya, antaranggota Pasoepati terlihat saling pukul satu sama lain. Beruntung, aksi kurang terpuji itu tak berlangsung lama. Ribuan Pasoepati memilih merayakan kemenangan bersama pemain idola mereka.

Editor: | dalam: Indonesia |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »