MS Hidayat--Antara
Jumat, 15 Maret 2013 14:23 WIB Kaled Hasby Ashshidiqy/JIBI/SOLOPOS Ekonomi Share :

MOBIL LGCC
Pemerintah Pastikan 2 Pekan Lagi LGCC Bisa Dipasarkan

Menteri Perindustrian MS Hidayat

KARAWANG — Kepastian soal peluncuran mobil murah berlabel LCGC (low cost green car) tampaknya mulai menemukan titik terang. Menteri Perindustrian, MS Hidayat, mengatakan penerapan kebijakan pemerintah soal low cost green car (LCGC) bakal diberlakukan tak sampai sebulan ke depan.

Hidayat mengatakan kebijakan itu tinggal menunggu tanda tangan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Dua pekan lagi. Sekarang berkasnya sudah di Setneg. Masak saya memaksa bapak (presiden) untuk segera menandatangani,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela acara peresmian pabrik 2 toyota di Karawang, Jabar, Jumat (15/3/2013).

Sementara itu, Presiden Direktur Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan, menyambut positif kabar tersebut. Ia mengaku berlarut-larutnya masalah penerapan kebijakan soal mobil murah ini membuat pihaknya merugi.

“Kami sudah bangun pabrik, sudah siapkan orangnya dan siap produksi. Dengan molornya kebijakan ini kami kan ga bisa menarik kembali pabrik dan pekerja,” jelas Johnny.

“Rencana awal Januari sudah bisa dilaunching, sekarang molor empat bulan.”

Ia berharap pemerintah bisa bertindah seperti pemerintah Thailand yg bisa mengambil keputusan cepat soal LCGC. “Thailand tidak butuh waktu lama, pemerintahnya langsung memberi insentif 2.500 dolar AS untuk tiap mobil di bawah 1500 cc.”

Sebelumnya, pihak Toyota dan Daihatsu mengeluarkan mobil LGCC yakni Agya dan Ayla. Namun, karena terkendala kebijakan belum keluarnya Perpres tentang LGCC, pihak pabrikan belum mengeluarkan mobil murah tersebut. Padahal, hingga saat ini, sudah ribuan orang yang inden dua mobil lanjutan Avanza dan Xenia tersebut.

lowongan kerja
lowongan kerja Guru, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


2

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…