DUGAAN KORUPSI BANSOS
Polres Sragen Serahkan Alim ke Kejari

SRAGEN–Polres Sragen menyerahkan tersangka kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) 11 pondok pesantren (ponpes), Alim Suratno, kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen, Senin (11/3/2013).

Anggota DPRD Sragen itu diserahkan kepada Kejari Sragen diantar beberapa anggota Satuan Reskrim Polres Sragen.

Selain Alim, Polres menyertakan barang bukti dan berkas perkara berupa satu unit Central Processing Unit (CPU) dan beberapa proposal dan stempel yang dikemas di dalam satu kardus. Berkas Alim diserahkan ke Kejari Sragen karena dinilai sudah lengkap atau P21 tahap dua.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Sri Wahyuni, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi, menguraikan proses penangkapan dan penahanan anggota DPRD Sragen sudah sesuai prosedur dan tanpa intimidasi maupun kepentingan tertentu.

Alim ditangkap terkait kasus dugaan korupsi dana bansos 11 ponpes. Mereka mendapat alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi tahun 2008.

Kasubbag Humas menegaskan pelimpahan berkas, tersangka dan barang bukti dilakukan sesuai proses hukum. Selanjutnya kasus tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Kejari. Lebih lanjut dia menampik apabila penahanan Alim dinilai menyalahi aturan karena tidak didahului surat pemberitahuan yang dilayangkan kepada tersangka maupun penasihat hukum tersangka.

Dia menegaskan penangkapan anggota DPRD Sragen sudah memenuhi syarat dan dilakukan dengan pertimbangan menghindari tersangka kabur dan menghilangkan barang bukti.

“Alasan Alim ditahan supaya tidak melarikan diri. Murni alasan keamanan bukan politis atau pesanan. Semua dilakukan profesional. Kalau sudah P21 tapi enggak dilanjutkan prosesnya maka bisa dikomplain masyarakat Sragen. Kami bisa langsung menangkap tersangka tanpa surat pemberitahuan. Semua dilakukan sesuai prosedur panggil, tangkap, tahan, geledah dan sita. Kalau dilakukan dengan melayangkan surat pemberitahuan terlebih dahulu bisa lari,” kata dia saat ditemui Solopos.com di Mapolres Sragen, Senin.

Pemeriksaan Kesehatan

Sebelum anggota DPRD Sragen yang diduga melakukan korupsi dana bansos 11 ponpes senilai lebih dari Rp500 juta itu dibawa ke Kejari Sragen, dia menjalani pemeriksaan kesehatan di Polres Sragen. Dokter Polres Sragen, Joko Purwanto, mengatakan Alim memiliki riwayat penyakit gula. Namun tersangka masih memenuhi syarat melanjutkan proses hukum.

Alim didampingi penasihat hukum baru, YB Irfan dan Wahyudo Tora Hananto saat berada di Kejari Sragen. Sebelumnya, Alim didampingi pengacaranya, Bambang Triyono, saat dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Sragen, Sabtu (9/3/2013). Saat ditemui Solopos.com disela-sela menunggu proses pelimpahan perkara dari Polres Sragen kepada Kejari, Irfan mengaku akan mempelajari lebih detail berkas acara pidana (BAP).

Namun dia menuturkan kliennya diduga melanggar pasal 2 dan pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.  Alim dituntut pidana penjara sekurang-kurangnya empat tahun untuk pasal 2 dan pasal 3 memiliki ancaman penjara minimal satu tahun.  Irfan juga menjelaskan akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan untuk kliennya. Irfan menjamin Alim tidak akan mengulangi perbuatan, menghilangkan barang bukti maupun melarikan diri.

“Kami ditunjuk mendampingi Pak Alim. Hari ini [Senin], kali pertama saya bertemu pihak keluarga dan Pak Alim. Kami akan mencermati BAP dan segera menentukan sikap,” tutur YB Irfan.

Editor: | dalam: Sragen |

Berita Terkait

Iklan Cespleng
  • MURAH, CEPAT Dapat Zebra Station

    MURAH, CEPAT Dapat Zebra Station tahan 1993. Hubungi:08156705365 / 9131956…

  • FAISAL MASSAGE

    FAISAL MASSAGE Call HP: 081 326 464 077 / 085 6266 9177…

  • DIJUAL TANAH.

    DIJUAL TANAH. Luas:1820M2 SHM Lokasi Strategis Pinggir Jalan Aspal, di Manjung Sawit Boyol…

  • Butuh uang. Dijual GRAND Inova G disel

    Butuh uang. Dijual GRAND Inova G disel, Automatic Transmission, tahun 2012/2013 warna puti…

  • Dijual ABSOLUT REVO

    Dijual ABSOLUT REVO tahun 2010, plat AD-Skh, Tangan pertama, Dari Baru, Atas nama Sendiri.

  • Dijual JAZZ RS

    Dijual JAZZ RS, tahun 2010, warna Putih Mulus Istimewa(RecHondaLkp)harga Rp166.000.000 Mil…

  • Dijual APV X

    Dijual APV X tahun 2005, interior Orisinil, plat AD-A, warna Silver, AC Dobel, Betul”…

  • *NISSAN DISKON Gede*

    *NISSAN DISKON Gede* Unit Ready,Cash/Kredit:Jois-081329434232*…

  • NISSAN PROMO

    NISSAN PROMO Akhir Tahun Discond s/d Rp50.000.000 Bonus Hubungi:087812941718…

  • Dijual segera

    Dijual segera, Kijang, warna hitam, Tahun 2002, No Baru, Kondisi Bagus, plat AD-LJ. Hubung…

  • Dibutuhkan segera Kurir

    Dibutuhkan segera Kurir, Pria, Min.SMA,Max.27 Tahun, Bisa Komputer, Rajin, Ramah, Rapi, Me…

  • Dijual G.LIVINA SV,

    Dijual G.LIVINA SV, transmisi Manual, tahun 2011, plat AD, Tangan pertama, warna Silver, I…

  • Butuh uang. Dijual kijang LGX 1.8efi

    Butuh uang. Dijual kijang LGX 1.8efi 2000 smoke, warna silver, New Model, plat AD, harga R…

  • Dijual HYUNDAI GETZ

    Dijual HYUNDAI GETZ tahun 2005, warna Biru Tosca, barang Istimewa, Pajak Baru, harga Rp85.

  • DIBUTUHKAN DRIVER Untuk Luar Kota.

    DIBUTUHKAN DRIVER Untuk Luar Kota. Hubungi:8001600…

  • Dijual XENIA Li Delux

    Dijual XENIA Li Delux tahun 2011, warna Silver, plat B, Tangan pertama, kilometer 60Ribu,…

  • Dijual HIJET 1000

    Dijual HIJET 1000 tahun 1984, plat H, warna Merah, Harga Rp15.500.000/Nego Hubungi:0271-58…

  • PENYALUR VARIASI Mobil

    PENYALUR VARIASI Mobil Semarang Butuh Karyawan:Mau Kerja Bisa Kerja, Bisa Di Percaya, Sopi…

  • Dijual ALPHARD

    Dijual ALPHARD tahun 2005, warna Hitam, plat B8586, KM70.824 Mercy’89Hj,B717,KM33.28…

  • Rumah PURBAYAN

    Rumah PURBAYAN, 50/104;330Jt, Pagar Depan, DP15Jt. Hubungi:7051237/085728340331…

Menarik Juga »