Kondisi jalan rusak di Gladak, Jumat (8/3/2013). (JIBI/SOLOPOS/Muhammad Khamdi)
Sabtu, 9 Maret 2013 02:47 WIB Muhammad Khamdi/JIBI/SOLOPOS Solo Share :

JALAN RUSAK
Sindir Jalan Rusak, Warga Pasang Poster Soeharto

Kondisi jalan rusak di Gladak, Jumat (8/3/2013). (JIBI/SOLOPOS/Muhammad Khamdi)

SOLO — Ada beragam cara dilakukan warga sebagai bentuk protes. Salah satunya di pintu masuk Keraton Kasunanan Surakarta. Warga memasang bambu bergambar foto mantan Presiden Soeharto, Jumat (8/3/2013).

Pemasangan itu tanpa alasan. Pasalnya, kerusakan itu terjadi sejak tiga bulan lalu, akibat tergerus air hujan dalam beberapa pekan terakhir.  Bahkan, akibat kerusakan itu, membuat pengguna jalan terjatuh ke dalam lubang dengan kedalaman 50 cm. Karena saking seringnya terjadi kecelakaan, disinyalir para penjual kacamata di Pasar Cinderamata memasang bambu disertai gambar Soeharto dengan tulisan sindiran ’Rusak, Duwit Habis Kemana Pak..’. Selain itu, dalam gambar Suharto juga bertuliskan Piye Enak Jamanku To?.

Dengan kondisi jalan rusak, kerabat Keraton Solo meminta Pemkot Solo segera tanggap untuk memerbaiki jalan rusak tersebut.
“Keluhan jalan rusak sudah sering kami terima dari beberapa orang. Coba lihat sendiri, di sekiling kawasan keraton banyak jalan berlubang,” papar salah satu kerabat Keraton Solo, KRMH Satryo Hadinagoro.

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…