Nama “Chicago” berasal dari bahasa Prancis yang mengadaptasi istilah bahasa Indian Miami-Illinois, “shikaakwa” yaitu bawang liar. Kali pertama istilah Chicago muncul dalam tulisan Robert de LaSalle yang kala itu disebut sebagai “Checagou.” Penulis Prancis lain, Henri Joutel, dalam tulisannya tahun 1688 juga menyebut bawang liar sebagai “chicagoua,” tumbuh subur dan dibudidayakan oleh penduduk asli di wilayah tersebut.
Pemukim bukan penduduk asli mulai berdatangan di kawasan itu pada 1780-an. Menyusul terjadinya konflik dengan berbagai suku Indian di situ, sejumlah besar tanah mulai dikuasai pemerintah AS. Pada 12 Agustus 1833, Kota Chicago mulai terbentuk dengan penduduk sekitar 200 orang. Dalam waktu tujuh tahun jumlah penduduk kota ini langsung bertambah menjadi lebih dari 4.000-an. Akhirnya pemerintah Kota Chicago resmi dibentuk pada 4 Maret 1837.
Baca Juga:
Editor: Bambang Aris Sasongko | Dalam : Unik |




