Deretan sepeda angin baik baru maupun bekas dijual di los Pasar Gunungan, Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara. Foto diambil akhir pekan kemarin. (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS) Deretan sepeda angin baik baru maupun bekas dijual di los Pasar Gunungan, Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara. Foto diambil akhir pekan kemarin. (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS)
Senin, 4 Maret 2013 08:15 WIB Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS Klaten Share :

Cari Sepeda Murah? Pasar Gunungan Tempatnya…


Deretan sepeda angin baik baru maupun bekas dijual di los Pasar Gunungan, Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara. Foto diambil akhir pekan kemarin. (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS)

Hampir setahun sudah perhelatan car free day (CFD) di Klaten digelar. Sejak diresmikan pada April 2012 lalu, warga Klaten bisa menikmati suasana Minggu pagi yang bebas dari polusi asap kendaraan bermotor di sepanjang Jl Pemuda Klaten.  Selama tiga jam, CFD Klaten tidak pernah sepi dari pengunjung yang rata-rata didominasi pengendara sepeda angin.

Bagi warga Klaten yang ingin menyemarakkan perhelatan CFD dengan sepeda angin, bisa berburu kendaraan roda dua ini di Pasar Gunungan di Jl Veteran Klaten. Bagi yang merasa bosan dengan sepeda angin lama, koleksi sepeda angin di Pasar Gunungan barangkali bisa menjadi alternatif pilihan.

Pasar Gunungan berlokasi di Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara. Pasar tradisional seluas 2.055 meter2 itu berlokasi di tengah Kota Klaten. Kendati berada di pusat kota, lokasi Pasar Gunungan sedikit tersembunyi. Pasar yang dihuni puluhan pedagang itu tertutup oleh deretan bangunan pertokoan di Jl Veteran. Untuk menemukannya, seseorang harus melintasi gang jalan tepatnya di depan Kantor Bank Klaten.

Pasar tradisional ini dikenal sebagai pasar sepeda angin dan pasar burung. Soal harga, tidak perlu khawatir. Pasalnya, kalangan pedagang di Pasar Gunungan ini menjual sepeda di bawah harga pasaran pertokoan.

“Kendati sama-sama sepeda baru, harga di sini [Pasar Gunungan] lebih murah daripada beli di toko,” ujar Paiman, salah seorang pedagang sepeda di Pasar Gunungan saat ditemui Solopos.com di lokasi, akhir pekan kemarin.

Aneka jenis sepeda dapat ditemukan di pasar ini. Mulai dari sepeda model kuno, sepeda gunung, sepeda lipat, dan sepeda anak-anak dijual dengan harga yang relatif miring.  Sebagian besar sepeda yang dijual di Pasar Gunungan memang sudah bekas. Kendati demikian, kualitas sepeda angin ini tidak diragukan. Pengunjung bisa memilih sendiri jenis sepeda bekas yang akan dibelinya.

“Kalau sepeda gunung dijual mulai dari Rp300.000 hingga Rp500.000 tergantung jenis dan kondisinya. Kalau jenis sepeda jengki lebih murah lagi, berkisar antara Rp150.000 hingga Rp300.000 tergantung jenis dan kondisinya. Harga itu masih bisa ditawar lagi,” tambah Slamet pedagang lainnya.

Iklan Baris
  • Lowongan Sales

    DIBUTUHKAN SALES Freelance,Fasilitas : Gaji & Uang Transport. Kirim Lamaran Lengkap ke : Bagian Sirkulasi…

  • Lowongan Admin Keuangan

    BUTUH : KEUANGAN Syarat : Muslimah Mengerti Laporan Keuangan/Pajak Punya Motor Kirim Data Pribadi Via email :…

  • SUZUKI PU’1983

    JUAL SUZUKI PU’1983 casis + mesin oke.kaleng.AD Karananyar. Harga: 13.5jt Hub:085100065102…

  • SIDEKICK’1996

    JUAL SIDEKICK’1996 AD,VR,Harga:61Juta/Nego.Hub:081.2298.8312…

  • Lowongan Waitress & Cook

    CARI WAITER/Waitress,Cook,Untuk Rest baru di Solo.Hub: 0271 – 725717…

  • Promo Honda Solobaru

    HONDA SOLO BARU Promo BRIO DP 5Jutaan MOBILIO DP 7 Jutaan BRV dp 26jt an proses cpt langsung approve.WIDYA 08…

  • Promo Honda

    BUTUH MOBIL??Siap Kirim Brio,Brv,Mobilio Hub GDT:081329937377…

  • Lowongan Karyawan RM

    BUTUH CEPAT KARYAWAN Rumah Makan Di  Kalimantan Max Usia 28 Segera  Hub: 0812.7620.8224 Pak Win…

Leave a Reply


PROMO SPESIAL
Hem Batik Pria AW-1.4
Hem Batik Pria AW-1.3
Hem Batik Pria AW-1.6
Hem Batik Pria AW-1.5

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

Switch to mobile version