Sabtu, 16 Februari 2013 00:15 WIB Ayu Abriyani KP/JIBI/SOLOPOS Wonogiri Share :

KEKERASAN POLISI
Penyidik Polda Jateng Datangi Korban Penganiayaan di Wonogiri

WONOGIRI —  Sebanyak lima orang penyidik dari Polda Jawa Tengah (Jateng) mendatangi rumah kuasa hukum keluarga Susanto yakni Heri Sulistyono SH di Lingkungan Salak, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Jumat (15/2/2013). Mereka ingin meminta keterangan dari korban penganiayaan oleh empat orang polisi yakni Susanto, 30.

“Susanto tidak ingin tanya jawab itu dilakukan di kantor polisi karena ia masih trauma dengan kantor polisi. Selain itu, kondisi tubuhnya juga masih lemah. Saat proses tanya jawab, penyidik Polda juga didampingi tim dokter dari Polres Wonogiri karena Susanto masih kerap merasa pusing,” kata Heri saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan satu hari itu, dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga sore hari. Para penyidik Polda, lanjut dia, meminta keterangan dari Susanto yang kemungkinan akan dilakukan rekonstruksi. Tapi, waktu rekonstruksi itu belum ditentukan waktunya.

Terkait rencana praperadilan untuk pelaku, pihaknya masih mempertimbangakan hal itu. “Selama ini pihak kepolisian masih bekerja sama dengan baik. Maka, kami akan mempertimbangkan untuk rencana praperadilan tersebut,” ujarnya. Ia menambahkan pihak kepolisian juga tanggap dan bekerja secara profesional. Sebab, penyidikan tersebut juga dilakukan terhadap empat oknum polisi di Polres Sukoharjo secara bergiliran.

Di sisi lain, ia memberikan apresiasi terhadap Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani. Semua biaya pengobatan Susanto di rumah sakit telah ditanggung pihak kepolisian. Ia berharap pihak kepolisian juga memperhatikan biaya untuk rawat jalan Susanto, karena biaya itu juga tidak sedikit.

Sebelumnya, keluarga Susanto, menyewa seorang pengacara untuk menuntut agar pelaku diadili. Pengacara tersebut, Heri Sulistyono SH bersama keluarga korban telah melapor ke Polres Wonogiri, Rabu (13/2/2013). Pihaknya menuntut para pelaku agar diadili sesuai Pasal 351 juncto Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Aturan itu tentang Penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

lowongan kerja
lowongan kerja PAHALA EXPRESS CAB. SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…