Ilustrasi pemungutan suara pilkades (JIBI/Solopos/Trianto Hery Suryono) Ilustrasi pemungutan suara pilkades (JIBI/Solopos/Trianto Hery Suryono)
Rabu, 6 Februari 2013 13:12 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/SOLOPOS Sragen Share :

PILKADES SRAGEN
Anggaran Penyelenggaraan Minim, Warga pun Menyumbang

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Trianto Hery Suryono)

SRAGEN — Minimnya dana yang bisa dianggarkan pemerintah desa untuk menggelar Pilkades mengundang keprihatinan warga di Desa Patihan, Sidoharjo, Sragen. Mereka pun berinisiatif menggalang dana untuk menyumbang tambahan anggaran penyelenggaraan Pilkades di desa setempat.

Salah satu warga Dukuh Karanganyar, RT 004, Patihan, Sularso, 43, menuturkan menggalang dana sukarela bersama warga demi menyukseskan Pilkades Patihan. Sularso menuturkan mendapat informasi dari beberapa pihak ihwal dana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) tidak mencukupi menyelenggarakan pilkades. Panitia Desa mendapatkan alokasi dana Rp17,5 juta dari APBD Kabupaten Sragen. Sedangkan APBDes hanya mampu mengalokasikan dana Rp9,5 juta. Total dana yang dikantongi sementara untuk penyelenggaraan pilkades Rp27 juta. Mereka merasa dana itu minim. Oleh karena itu mereka berinisiatif mengumpulkan sumbangan sukarela dari warga supaya pilkades dapat dilaksanakan sesuai jadwal.

“Kami mengumpulkan dana sukarela dari warga. Kami berencana menyerahkan bantuan kepada pihak desa tetapi ditolak karena dana penyelenggaraan pilkades menjadi kewenangan panitia desa. Ini inisiatif warga karena prihatin dana APBDes dan APBD tidak mencukupi menyelenggarakan pilkades. Tujuan akhirnya pilkades terselenggara dan masyarakat tidak bergejolak,” kata dia kepada Solopos.com.

Hal senada disampaikan salah satu warga yang ikut memberikan sumbangan, Marno, 40. Warga Dukuh Sumberejo, RT 022, Patihan, itu menjelaskan menyumbang secara sukarela demi pelaksanaan pilkades.

Plt Kepala Desa Patihan, Agus Tri Pranoto, membenarkan puluhan warga sudah datang ke balaidesa hendak memberikan sumbangan dana pelaksanaan pilkades. Hanya saja Agus belum dapat menerima karena merasa tidak berhak mengelola dana penyelenggaraan pilkades. Agus menjelaskan pilkades menjadi kewenangan panitia pilkades tingkat desa.

“Kami tidak bisa mengalokasikan dana APBDes lebih banyak lagi. Kami harus memikirkan pembangunan di desa setelah Pilkades. Jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Patihan 6.117 orang. Kemungkinan jumlah itu akan tambah. Kami mengupayakan supaya pilkades berjalan lancar dengan melibatkan warga. Saya tidak memiliki kepentingan karena keputusan pelaksanaan ada di tangan panitia desa,” ujar dia.

lowongan kerja
lowongan kerja PT BPR BINA LANGGENG MULIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
Blouse Turtle AW-06
Blus Ivana AW-01
Blus Adina AW-12
Blus Sinaran TN-09

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…