(JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)
Anggota Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) memasang spanduk di pagar tempat karaoke Zensho, Sriwedari, Solo, Rabu (16/1/2013). Mereka meminta tempat karaoke itu ditutup karena menurut mereka digunakan untuk atraksi tarian telanjang. (JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto) Anggota Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) memasang spanduk di pagar tempat karaoke Zensho, Sriwedari, Solo, Rabu (16/1/2013). Mereka meminta tempat karaoke itu ditutup karena menurut mereka digunakan untuk atraksi tarian telanjang.
Jumat, 18 Januari 2013 16:05 WIB Arif Setiadi /JIBI/SOLOPOS Solo Share :

Pemkot Tutup Karaoke Zensho

(JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)
Anggota Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) memasang spanduk di pagar tempat karaoke Zensho, Sriwedari, Solo, Rabu (16/1/2013). Mereka meminta tempat karaoke itu ditutup karena menurut mereka digunakan untuk atraksi tarian telanjang.

SOLO–Pemerintah Kota Solo menutup Zensho Family Karaoke yang berlokasi di Kawasan Sriwedari Solo. Penutupan dilakukan karena masa berlaku izin operasional tempat karaoke itu telah berakhir beberapa hari lalu.

Hal tersebut disampaikan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, ketika ditemui Espos, di Kantor Kelurahan Laweyan, Jumat (18/1/2013) siang. Menurut Rudy izin operasional dari tempat karaoke itu telah berakhir, sehingga jika pemilik tempat tersebut tidak memperpanjang izin tersebut Pemkot Solo secara tegas akan menutup tempat itu.

Selain itu jika terbukti tempat karaoke itu mempertontonkan hal-hal yang tidak senonoh seperti yang dituduhkan oleh Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) beberapa waktu lalu, maka izin operasional tempat itu tidak akan diperpanjang.

“Kami akan cek kebenaran laporan dari LUIS, jika terbukti menyalahi izin dari yang diajukan, kita berhak untuk menutup dan menolak perpanjangan izinnya,” ujarnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo, Sutardjo, membenarkan habisnya masa berlaku izin tempat karaoke itu. Menurutnya saat ini pihak Satpol PP telah meminta untuk menghentikan operasional tempat karaoke itu sampai proses izinnya selesai.

Sutardjo menambahkan yang berhak mengeluarkan perizinan itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo. Jika dinilai tempat itu tidak layak diberi izin maka pastinya Disbudpar tidak akan mengeluarkan izin tersebut. Dirinya juga enggan menanggapi tuduhan dari LUIS beberapa waktu lalu karena menurutnya yang berhak menyelidiki tuduhan itu adalah kepolisian bukan Satpol PP.

Iklan Baris
  • SUZUKI PU’1983

    JUAL SUZUKI PU’1983 casis + mesin oke.kaleng.AD Karananyar. Harga: 13.5jt Hub:085100065102…

  • GRAND MAX’2014

    GRAND MAX’2014 Box Almunium,Putih,Istimewa,Harga:75Juta/Nego Hub : 08121517888…

  • AYLA 2015

    AYLA X Manual’2015,Hitam,AD Asli,97Jt Nego:087836352908…

  • Lowongan Waitress & Cook

    CARI WAITER/Waitress,Cook,Untuk Rest baru di Solo.Hub: 0271 – 725717…

  • Lowongan Admin Keuangan

    BUTUH : KEUANGAN Syarat : Muslimah Mengerti Laporan Keuangan/Pajak Punya Motor Kirim Data Pribadi Via email :…

  • Lowongan Sales

    DIBUTUHKAN SALES Freelance,Fasilitas : Gaji & Uang Transport. Kirim Lamaran Lengkap ke : Bagian Sirkulasi…

  • Lowongan ADM

    DICARI : ADMINISTRASI Gudang, Min SMK Akutansi, Wanita,Kirim Lamaran : Jl.Industri Kutu No.83,Telukan,Grogol,S…

  • Grand Livina’2010

    GRAND LIVINA Istimewa.Manual SV’2010,Abu2.B,111jtNg:087812720838…

Leave a Reply


PROMO SPESIAL
Hem Sumping Hujan
Hem Ron Kates
Hem Parang Daun
Hem Citra Budaya

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

Switch to mobile version