Sabtu, 12 Januari 2013 13:43 WIB JIBI/SOLOPOS/Antara Pendidikan Share :

KURIKULUM 2013
Pemerintah Siapkan 3 Skenario

TANGERANG SELATAN — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyebutkan bahwa terdapat tiga skenario demi kelanjutan nasib kurikulum 2013 pascapemilu 2014.

“Kami sudah menyiapkan tiga skenario demi berlangsungnya kurikulum 2013,” ujar Mendikbud dihadapan ribuan guru se-Tangerang Selatan dalam Seminar Nasional Strategi Pemerintah Dalam Rangka Peningkatan Mutu Pendidikan di Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Sabtu (12/1/2013).

Skenario pertama adalah dari segi birokrasi, nantinya kurikulum tersebut akan dipayungi oleh Peraturan Pemerintah (PP) bukan lagi Peraturan Menteri (Permen). Kemudian, skenario kedua adalah pelaksanaan kurikulum dilakukan secara bertahap yakni untuk SD (kelas 1 dan IV), SMP kelas I dan SMA kelas I.

“Terakhir adalah masyarakat yang mengendalikan sendiri. Baru kali ini, kurikulum yang diuji publik,” tambah dia.

Nuh menyebutkan ada banyak kritik dan saran yang datang dari masyarakat pada pelaksanaan uji publik Desember 2012. Kurikulum baru tersebut dipastikan akan diterapkan pada tahun ajaran baru 2013/2014.

“Untuk 2014 dipastikan masih menggunakan kurikulum 2013, karena pemerintahan yang baru terbentuk pada Oktober 2014,” jelas dia.

Nuh menjelaskan, banyak keunggulan dari kurikulum 2013 yakni menyiapkan anak didik yang memiliki kompetensi mumpuni, menjawab tantangan zaman, mendorong kreatifitas, meningkatkan kemampuan matematika, mengakrabkan anak didik dengan data, hingga mengajarkan budi pekerti.

Nuh juga meluruskan bahwa pelajaran Bahasa Inggris boleh diajarkan untuk sekolah tertentu. Kemudian pelajaran bahasa daerah tetap diajarkan. “Tidak mungkin dihilangkan pelajaran bahasa daerah karena dalam kurikulum tersebut membahas fenomena alam, sosial dan seni budaya. Bahasa daerah termasuk dalam seni budaya.

lowongan kerja
lowongan kerja arsitek, teknik sipil, insiyur, teknisi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…