Pelaksanaan hukuman mati terhadap Mary Surratt, Lewis Powell, David Herold, dan George Atzerodt. (thinkorthwim.com) Pelaksanaan hukuman mati terhadap Mary Surratt, Lewis Powell, David Herold, dan George Atzerodt. (thinkorthwim.com)
Kamis, 10 Januari 2013 16:03 WIB R Bambang Aris Sasangka/JIBI/SOLOPOS/berbagai sumber Internasional Share :

Tragedi Pembunuhan Abraham Lincoln (Bagian IX/Habis)
Mereka yang Terlibat Dijatuhi Hukuman Mati

Pelaksanaan hukuman mati terhadap Mary Surratt, Lewis Powell, David Herold, dan George Atzerodt. (thinkorthwim.com)

Upaya penyelidikan atas pembunuhan terhadap Presiden Abraham Lincoln berlangsung cepat, meski diwarnai sejumlah kesalahan dan kekacauan. Semua orang yang diketahui memiliki keterkaitan atau kontak dengan Booth dan Herold langsung ditangkap dan ditahan, meski mungkin hubungan itu hanya hubungan sekadar saling kenal saja.

Namun setelah banyaknya penangkapan dan penahanan, sedikit demi sedikit ketika bukti yang terkumpul makin banyak, jumlah tersangka pun akhirnya tinggal delapan yaitu tujuh laki-laki dan satu perempuan. Mereka adalah Samuel Arnold (berkomplot dengan Booth untuk menculik Lincoln), George Atzerodt (ditugaskan membunuh Wapres Andrew Johnson, namun gagal karena ketakutan), David Herold (penunjuk jalan), Samuel Mudd (dokter yang mengobati Booth), Michael O’Laughlen (berkomplot dengan Booth untuk menculik Lincoln), Lewis Powell (pelaku penyerangan atas Menlu William H Seward), Edmund Spangler (pegawai Teater Ford yang menjaga kuda Booth) serta Mary Surratt, (pemilik rumah kos yang menjadi pangkalan Booth dan komplotannya).

Kedelapan tersangka ini disidangkan dalam pengadilan militer yang diperintahkan dibentuk oleh Presiden Andrew Johnson, 1 Mei 1865. Keputusan untuk mengadili mereka dalam pengadilan militer sempat memicu keberatan dan kritik karena semua tersangka adalah warga sipil dan bukan dilaksanakan pada masa peperangan. Namun Jaksa Agung James Speed justru mendukung pemeberlakukan pengadilan militer itu dengan alasan adanya sifat kemiliteran dan subversi terkait persekongkolan Booth, bukti bahwa para terdakwa berlaku sebagai pelaku perang di pihak musuh atau enemy combatant dan masih berlakunya hukum darurat militer di wilayah Washington DC.

Sidang berlangsung selama sekitar tujuh pekan, di mana 366 saksi dipanggil. Pada 30 Juni 1865 semua terdakwa dinyataikan bersalah. Mary Surratt, Lewis Powell, David Herold dan George Atzerodt dijatuhi hukuman mati dengan gantung. Samuel Mudd, Samuel Arnold dan Michael O’Laughlen dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Surratt, Powell, Herold dan Atzerodt digantung di Penjara Old Arsenal Penitentiary pada 7 Juli 1865. Proses eksekusi disaksikan oleh Jenderal Winfield Scott Hancock, perwira tinggi yang memimpin Pertempuran Gettysburg, yang merupakan titik balik sukses pasukan pemberontak Selatan dalam Perang Saudara AS. Mary Surratt menjadi perempuan pertama yang dijatuhi hukuman mati oleh pemerintah federal.

Satu-satunya anggota komplotan yang lolos sejauh itu adalah John Surratt, putra Mary Suratt, anggota militer yang bersimpati pada Selatan. Dia kabur ke Kanada dan sempat disembunyikan seorang pendeta Katolik. Pada September 1865 dia naik kapal menuju Liverpool, Inggris, di mana dia kemudian bersembunyi di sebuah gereja Katolik di kota itu. Dia lantas berpindah-pindah tempat sembunyi di sejumlah negara Eropa sebelum akhirnya tiba di wilayah Negara Kepausan Vatikan.

Musim semi 1866 seorang teman lama dari saat dia masih bersekolah, Henry St Marie, menemukannya. Henry segera memberitahu pemerintah AS, yang kemudian minta bantuan otoritas keamanan Vatikan menangkapnya. Namun entah bagaimana caranya, Surratt berhasil lolos dan akhirnya tertangkap petugas AS di Mesir November 1866.

Surratt akhirnya diadili dengan dakwaan yang sama yaitu berkomplot dalam pembunuhan Abraham Lincoln pada musim panas 1867. Namun belasan saksi dari pihak penuntut dan pembela memberikan kesaksian yang sama-sama kuat sehingga juri sulit memutuskan. Surratt akhirnya dibebaskan dari segala dakwaan dan meninggal dunia pada 1916.

lowonga kerja
lowongan kerja KPRI UNS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
Kind Looking Eyes
Perempuan Patah Hati yang Menemukan Cinta Melalui Mimpi
Sedang Tuhan pun Cemburu
Kisah Orang Orang Scorpio

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…