Bupati Pun Jajal Mobil Esemka


ESEMKA -- Mobil Kiat Esemka saat dipamerkan di Solo Techno Park belum lama ini. Sejumlah tokoh sudah menyatakan minat untuk ikut membeli mobil ini, salah satunya Bupati Karanganyar, Rina Iriani yang pada Kamis (5/1/2012) mencoba sendiri mengendarai mobil ini. (JIBI/SOLOPOS/Sunaryo Haryo Bayu)
“Kalau tidak membeli mobil ini, rugi. Karena mobil ini buatan anak bangsa dan fasilitasnya sudah lumayan,” ujar Rina usai mengendarai Kiat Esemka, Kamis pagi. Ia mengaku sejak tahun 80-an sudah mengendarai mobil. Karena itu, ia bisa merasakan sendiri mobil itu baik atau tidak.
Menurut Rina, kopling mobil tersebut agak keras sehingga perlu lebih dilenturkan. Selain itu fasilitas pengubah posisi duduk pada kursi juga perlu diempukkan lagi. Rina menyatakan rencana membeli 10 unit mobil. Namun bila di tengah jalan mobil tersebut rewel, ia akan memberitahukan ke pihak produsen agar memperbaikinya. “Siapa tahu nanti bisa untuk masukan,” ujarnya.
Bukan tidak mungkin, kata dia, Indonesia bisa seperti Korea Selatan dan Singapura yang warganya memakai mobil produksi dalam negeri. Rencananya mobil tersebut untuk kepentingan dinas. Ia juga akan membeli untuk urusan pribadi. Ia berharap mobil itu bisa semakin merajai. Untuk pertama mungkin secara nasional dulu dan selanjutnya secara internasional. “Saya kalau beli mobil dengarkan dulu dari suara mesin, gas dan perpindahan kopling, ini sangat terasa sekali. Kalau saya gas kenceng, biasanya mobil yang buruk gerung-gerung, tapi ini tidak,” ungkapnya.
Sementara itu, produsen mobil Kiat Esemka, Sukiyat, mengatakan perkara nanti mobil yang dikerjakan oleh para siswa itu bisa diproduksi lebih bayak atau tidak, itu tak masalah. Yang penting, kata dia, bagi anak SMK setelah lulus bisa bekerja dan telah siap untuk kerja di industri. “Di tempat kami sudah ada 12 unit yang diproduksi dan dua unit belum jadi. Kemarin kita kerjakan untuk mobilnya Pak Jokowi itu sebulan dapat dua unit,” ujar Sukiyat.
Pihaknya juga sudah mematenkan mobil Kiat Esemka ke Direktorat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kemenkum HAM. Menurut Sukiyat, bodi dan sasis mobil itu dibuat bersama anak-anak SMK. Para siswa juga menyiapkan mesinnya. Saat ini pihaknya telah bekerjasama dalam produksi mobil bersama dengan 15 SMK lain di Jatim dan Jabar. Menurutnya, mobil tersebut adalah mobil pembelajaran, karena dibuat oleh anak SMK dari nol dan bukan sekadar mobil pura-pura. “Selain belajar membuat dan merakit, siswa juga kami ajak untuk menjual mobil itu,” katanya.
JIBI/SOLOPOS/Farid Syafrodhi
Baca Juga:
Editor: Bambang Aris Sasongko | Dalam : Berita Pilihan,Karanganyar










Lanjutkan perjuanganmu kawan..kalahkan produk impor!
Ini mobil mirip banget dengan mobil China Fudi Explorer 6. apakah mobil KIAT ESEMKA ini asli buatan anak bangsa?atau pembuatannya terinspirasi oleh mobil China Fudi Explorer atau Fudi yang menduplikat ESEMKA?
Kita mesti dukung karya anak bangsa, jangan hanya kurang memenuhi standar Euro2 jadi mundur lagi. Bagi bapak2 yng mengerti kekurangannya harusnya di beri tahu, bukan malah dicaci. Kapan anak2 kita akan maju???
Dukung terus Esemka dan Jayalah Indonesia.
setuju mari kita memakai dan membeli produk dalam negeri dan hasil karya anak bangsa……
gmana cara memdapatkan mobil esemka yooo….
aku tertarik dan ingin membelinya
mau jadi pahlawan? inilah saatnya dengan mendukung penuh produksi dalam negri.
Produsen ESEMKA : upgrade terus mobil produknya
Konsumen : saatnya cinta produk dalam negri
Pengusaha otomotif: dukunglah produk dalam negri jangan hanya profit oriented saya yang ada di pikiran.
Saatnya SWADESI!Biar tidak jual negara untuk bayar utang para pejabat!
setuju …. saya juga tertarik untuk membeli …memakai produk sendiri . bali ndesa mbangun ndesa …. jangan cuma slogan saja kayaknya omongan pejabat yang satu ini …. bukannya ndukung malah mencemooh …. pak jokowi maju terus ….. kapan keliling ke purwokerto promosi esemka nya….
yang ini lebih gagah, usul utk pemakaian bbg atau hybrid,ndak cuma model tapi juga memikirkan ramah lingkungan
saya mau pesen di palembang itu dimana ??
Pertama…. Salut utk ide yg mampu terealisasi……
Selanjutnya… Model mantap Jeep…. Tapi sekedar masukan Lampu muka kurang manis……
Biasanya selagi diproduksi manual lebih teliti….. Mudah2 dg ketelitian & segala masukan siap di produksi massal dg menekan tingkat biaya produksi sehingga nantinya benar2 terjangkau oleh semua kelas bangsa kita…….
Jangan cepat buas, terus ikuti model otomotif dunia dan yang terakhir, kiranya Para Pemimpin yg nanti (2014) memperjuangkan proyek mobil rakyat Indonesia ini…….
Bangkitlah dan Jayalah Indonesia kita semua….
Tuhan yg Maha Kuasa Menyertai kita sekalian….
saya setuju dengan pendapat saudara Afenda Juhara. pemerintah semestinya berpikir cepat mengenai produksi massal mobil buatan anak bangsa kita. Kalau memang pemerintah merasa sebagai pemimpin bangsa dan dipercayai oleh rakyat serta memiliki tanggung jawab yang penuh terhadap kedudukan mereka, berikanlah dukungan yang penuh kepada anak bangsa kita, baik dukung moril maupun yang lainnya demi kemajuan bangsa INDONESIA TERCINTA.
menurut saya, kita masih dalam keadaan terjajah namun tidak secara fisik, melainkan secara ekonomi!! MERDEKA INDONESIA!!!!!
NB : saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air. pemerintah yang saya percayai. cobalah renungkan sekali lagi mengenai salah satu iklan di televisi(iklannya sudah lama dan tidak muncul lagi) yang menyerukan ” CINTAILAH PRODUK DALAM NEGERI”. jangan remehkan kata-kata itu. mari kita wujudkan kata-kata itu dengan sepenuh hati.
Saya bangga dengan kreativitas anak bangsa yang semakin maju dan didukung oleh oleh pejabat-pejabat, semoga akan memajukan negara ini di bidang otomotif, namun sayang kalau dilihat, kenapa yah mobil yang ada di gambar mirip sekali dengan yang di produksi oleh china body sampai peleknya juga mirip merek FODAY jenis explorer 6, coba buka http://www.fdqc.com
semoga saja beda.
bravo indonesiaku
saya mau pesan yang 2500 cc, vvti, atau IDSi, biar mantab interiornya di balut kain batik solo, kereen broo..