TINJU DUNIA
Amir Khan Kembali ke Jalur Kemenangan

Amir Khan of Britain (L) lands a punch on Carlos Molina during their WBC Silver Super Lightweight title bout in Los Angeles, California, December 15, 2012. REUTERS/Lucy Nicholson (UNITED STATES - Tags: SPORT BOXING)

LOS ANGELES—Petinju Inggris, Amir Khan, kembali menemukan sentuhannya. Khan kembali ke jalur kemenangannya setelah menundukkan Carlos Molina secara tehnikal knock-out pada ronde 10 pada perebutan sabuk perak juara kelas welter versi WBC.

Pada pertarungan di Los Angeles Sports Arena, Minggu (16/12/2012) WIB, Khan tampaknya terlalu tanggu bagi Molina. Kecepatan serta kekuatan petinju berdarah Pakistan itu sulit diimbangi Molina.

Akhirnya di pertengahan ronde, Molina banyak mengeluarkan darah di bagian wajahnya. Wasit, Jack Reiss yang memimpin pertandingan melihat kondisi ini akhirnya menghentikan pertarungan dan memberikan kemenangan bagi Khan.

Kemenangan Khan ini sekaligus menandakan kebangkitannya. Dalam dua pertarungan sebelumnya Khan selalu kalah, pertama lawan Lamont Peterson pada 10 Desember 2011 lalu dan Danny Garcia, 14 Juli kemarin.

Selain itu, ini juga menjadi kemenangan Khan pertama sejak dilatih Virgil Hunter. Sebelumnya, Khan tampil di bawah arahan Freddie Roach, yang dipecatnya September lalu.
Mendapat bimbingan Virgil, Khan mengaku senang. Ia tampil lebih sabar dan tak terburu-buru dalam melancarkan serangan.

“Virgil pelatih yang hebat. Saya berterima kasih padanya atas semua kesuksesan ini,” ujar Khan dikutip USA Today, Minggu.

“Dia mengajarkan padaku bagaimana caranya bersabar. Ia mengajariku caranya mengenali tinju. Sebelumnya, saya terlalu liar. Namun, memiliki kecepatan. Jika saya menggunakan kecepatanku dalam cara saat ini, maka saya yakin tak ada yang mampu menyentuhku di dunia ini,” imbuhnya.

“Bersama Virgil, saya berpengang pada rencana permainanku. Saya berpegang pada jab-ku dan memanfaatkan banyak waktu,” sambungnya.

Dengan hasil ini, Khan memperbaiki catatan penampilannya, yakni 27 kali menang, 18 di antaranya dengan KO dan tiga kali kalah. Sementara, bagi Molina ini merupakan kekalahan pertamanya, sehingga rekornya 15 menang, 1 kali kalah dan belum pernah seri.

Editor: | dalam: Umum |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »